Di Fosun Health, diagnosis kanker pankreas harus menjawab tiga pertanyaan utama: apakah ini kanker, apakah tumor bisa diangkat melalui operasi, dan apa karakter genetik (molekuler) dari tumor tersebut. Melalui pendekatan terpadu, semua jawaban ini dapat diperoleh dalam beberapa hari.
Ini adalah pemeriksaan utama untuk menilai kanker pankreas. CT berkualitas tinggi dapat menunjukkan lokasi, ukuran tumor, serta hubungannya dengan pembuluh darah penting seperti arteri dan vena besar di sekitar pankreas. Hasil ini menentukan apakah tumor bisa dioperasi, masih “borderline”, atau sudah stadium lanjut sehingga tidak dapat diangkat.
Ini adalah metode paling akurat untuk menentukan kedalaman tumor dan memastikan diagnosis jaringan. EUS dapat melihat tumor dengan detail sangat tinggi hingga skala milimeter dan menilai apakah sudah mengenai pembuluh darah sekitar. Dengan bantuan EUS, dilakukan biopsi jarum halus untuk mengambil sampel jaringan, dengan tingkat akurasi lebih dari 90%.
MRI memberikan gambaran lebih jelas pada jaringan lunak, terutama untuk tumor kistik dan kemungkinan penyebaran kecil ke hati. MRCP digunakan untuk melihat saluran empedu dan pankreas secara non-invasif, termasuk jika terjadi sumbatan akibat tumor.
Pemeriksaan ini membantu mendeteksi penyebaran kanker yang mungkin tidak terlihat pada CT atau MRI, seperti ke hati, paru-paru, atau lapisan perut. Ini penting untuk menentukan stadium penyakit secara menyeluruh.
Melalui tes NGS, diperiksa berbagai perubahan gen seperti KRAS (G12C, G12D, G12V, G12R), BRCA1/2, PALB2, HER2, MSI/dMMR, NTRK, dan lebih dari 300 gen terkait kanker lainnya.
Hasil ini digunakan untuk menentukan apakah pasien cocok dengan terapi target seperti:
• Obat KRAS inhibitor
• PARP inhibitor (untuk mutasi BRCA)
• Terapi HER2
• Imunoterapi (untuk MSI-H/dMMR)
• Terapi NTRK inhibitor
• Uji klinis obat generasi baru
Tujuannya adalah memastikan pengobatan benar-benar sesuai dengan karakter biologis unik dari tumor setiap pasien.