Kanker pankreas berada jauh di dalam perut, sehingga pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Keluhannya juga sering disalahartikan sebagai sakit maag atau nyeri punggung biasa. Karena itu, jangan menganggap gejala yang menetap hanya sebagai akibat usia atau kelelahan. Jika Anda mengalami salah satu gejala di bawah ini selama lebih dari dua minggu, terutama jika memiliki faktor risiko seperti riwayat keluarga kanker pankreas, pankreatitis kronis, diabetes yang muncul setelah usia 50 tahun, atau kebiasaan merokok jangka panjang, segera lakukan pemeriksaan ke dokter:
| Gejala | Tanda yang perlu di waspadai |
|---|---|
| Nyeri menetap di perut bagian atas dan punggung | Nyeri tumpul atau rasa tidak nyaman di perut bagian atas yang menjalar ke punggung atau pinggang. Nyeri biasanya lebih terasa saat berbaring dan berkurang saat duduk membungkuk ke depan. Tidak membaik meskipun sudah minum obat lambung atau menggunakan obat luar. |
| Kulit dan mata menguning (jaundice) | Warna kulit dan bagian putih mata menjadi kuning, disertai urine berwarna gelap seperti teh dan feses yang berwarna pucat. Ini sering menjadi tanda adanya gangguan aliran empedu akibat tekanan tumor di kepala pankreas. |
| Penurunan berat badan tanpa sebab jelas dan nafsu makan menurun | Berat badan turun tanpa sebab, cepat kenyang saat makan, dan cenderung tidak nafsu makan, terutama terhadap makanan berlemak. Hal ini terjadi karena gangguan produksi enzim pencernaan dari pankreas. |
| Diabetes baru atau gula darah sulit terkontrol | Orang tanpa riwayat diabetes tiba-tiba terdiagnosis diabetes, atau penderita diabetes yang sebelumnya stabil mengalami kenaikan gula darah secara tiba-tiba. Kondisi ini dapat menjadi tanda awal gangguan fungsi pankreas. |
| Mual dan muntah terus-menerus | Mual atau muntah yang terjadi berulang, terutama setelah makan. Hal ini dapat terjadi jika tumor menekan saluran pencernaan sehingga makanan sulit lewat. |
Anda termasuk kelompok berisiko tinggi jika memiliki salah satu kondisi berikut: riwayat keluarga kanker pankreas, membawa mutasi gen (seperti BRCA1/2, PALB2, atau sindrom Lynch), menderita pankreatitis kronis, memiliki kista pankreas, diabetes jangka panjang, atau kebiasaan merokok berat dan obesitas. Pada kelompok ini, pemeriksaan rutin sangat dianjurkan, yaitu pemeriksaan darah CA19-9 setiap tahun yang dikombinasikan dengan CT scan kontras atau endoscopic ultrasound (EUS). Pemeriksaan ini dapat membantu menemukan kanker pada tahap awal, saat tumor masih bisa diangkat dan peluang untuk sembuh masih lebih besar.