Kanker Pankreas

Gambaran Umum Kanker Pankreas

Kanker pankreas adalah kanker yang berasal dari saluran pankreas atau sel penghasil enzim di pankreas. Pada tahap awal, penyakit ini biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi jika ditemukan lebih cepat dan ditangani dengan tepat, masih ada peluang untuk pengobatan jangka panjang.

Pada tahun 2025, diperkirakan ada sekitar 496.000 kasus baru kanker pankreas di seluruh dunia, dan angka kematiannya hampir sama dengan angka kejadian. Hal ini terjadi karena kanker pankreas sering terlambat terdeteksi, sehingga banyak pasien baru mengetahui penyakitnya saat sudah stadium lanjut. Meski begitu, pengobatan yang cepat tetap bisa membuka peluang terapi yang lebih baik, sehingga pemeriksaan sejak dini sangat penting.

Di Tiongkok, jumlah kasus kanker pankreas mencapai sekitar 134.000 per tahun atau hampir seperempat dari kasus dunia, dan terus meningkat sekitar 2,3% setiap tahun. Di Fosun Health, banyaknya kasus yang ditangani membuat tim dokter memiliki pengalaman yang sangat luas, sehingga diagnosis dan pengobatan dapat dilakukan dengan lebih tepat dan terarah.

Mengapa Memilih Fosun Health?

Setiap program kanker pankreas umumnya mencakup operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Namun di Fosun Health, terdapat pendekatan yang berbeda dan lebih terarah.

Keunggulan 1: Menjaga Fungsi Pankreas dan Kualitas Hidup Metabolik

“Apakah saya harus menjalani operasi besar Whipple? Setelah operasi, apakah saya akan mengalami diabetes seumur hidup dan gangguan nutrisi?”

Tantangan: Operasi pankreas adalah salah satu operasi tersulit dalam bedah kanker. Operasi Whipple konvensional biasanya mengangkat kepala pankreas, duodenum, kantong empedu, dan sebagian lambung. Risiko yang dapat terjadi antara lain kebocoran pankreas, diabetes setelah operasi, kebutuhan enzim pencernaan seumur hidup, serta kesulitan mengontrol gula darah. Bagi pasien, ketakutan terhadap operasi ini sering kali hampir sama besar dengan ketakutan terhadap kanker itu sendiri.

Pendekatan Kami: Operasi Presisi dengan Fokus Menjaga Fungsi Pankreas

Kami tidak langsung mengutamakan pengangkatan jaringan dalam skala besar. Pendekatan kami adalah operasi presisi berbasis robot:

•   Operasi pankreas berbantuan robot: Sistem robot memberikan tampilan 3D dengan pembesaran 10–15 kali serta alat yang sangat stabil tanpa tremor. Dengan presisi hingga skala milimeter, dokter hanya mengangkat jaringan yang terkena kanker, sambil berusaha mempertahankan saluran pankreas, pembuluh darah, dan jaringan sehat di sekitarnya. Untuk kasus yang memang memerlukan operasi Whipple atau pengangkatan pankreas bagian distal, teknik robot tetap digunakan untuk memastikan pengangkatan tumor yang tuntas dengan risiko perdarahan lebih rendah, kebocoran pankreas lebih kecil, dan pemulihan lebih cepat.

•   Operasi yang mempertahankan jaringan pankreas: Untuk tumor jinak atau stadium awal, dilakukan tindakan pengangkatan terbatas (enukleasi) atau operasi pankreas bagian tengah, sehingga hanya tumor yang diangkat sementara sebagian besar jaringan pankreas sehat tetap dipertahankan. Fungsi produksi insulin dan enzim pencernaan tetap terjaga.

Manfaat bagi Pasien: “Pengobatan tuntas” tidak selalu berarti pengangkatan seluruh organ. Jika secara medis memungkinkan, kami berupaya mempertahankan sebanyak mungkin jaringan pankreas yang masih berfungsi, sehingga pasien tetap dapat mempertahankan kemampuan mengontrol gula darah dan fungsi pencernaan secara alami.

Keunggulan 2: Tumor yang Menempel pada Pembuluh Darah Besar Bukan Berarti Tidak Bisa Diobati

“Pada hasil pemeriksaan, tumor terlihat melingkupi pembuluh darah besar seperti vena porta atau arteri mesenterika superior. Dokter mengatakan tidak bisa dioperasi. Apakah ini berarti tidak ada harapan?”

Tantangan: Pada kanker pankreas, tumor sering tumbuh sangat dekat atau bahkan menempel pada pembuluh darah besar. Kondisi ini sering dianggap tidak bisa dioperasi atau hanya bisa ditangani dengan kemoterapi. Akibatnya, banyak pasien merasa penyakitnya tidak dapat disembuhkan.

Pendekatan Kami: Tetap Ada Peluang Terapi Di Fosun Health, kondisi yang awalnya “tidak bisa dioperasi” tetap bisa diupayakan dengan beberapa metode berikut:

•   Radioterapi presisi tinggi (M6 CyberKnife): Terapi ini menggunakan radiasi yang sangat akurat untuk menghancurkan tumor tanpa operasi. Radiasi diarahkan dengan presisi tinggi dari berbagai sudut dan mengikuti pergerakan tumor saat bernapas. Jaringan sehat di sekitar tetap dijaga. Biasanya dilakukan dalam beberapa kali sesi tanpa operasi.

•   Terapi intervensi untuk mengecilkan tumor: Kemoterapi diberikan langsung ke pembuluh darah yang menuju tumor dengan konsentrasi tinggi. Cara ini membantu mengecilkan tumor lebih cepat dibanding kemoterapi biasa. Jika tumor mengecil, pasien bisa menjadi kandidat operasi di kemudian hari.

Manfaat bagi pasien: Tumor yang menempel pada pembuluh darah besar tidak selalu berarti tidak bisa diobati. Dengan teknologi yang tepat, tumor masih bisa dikecilkan atau dihancurkan, sehingga peluang pengobatan tetap terbuka.

Keunggulan 3: Mengurangi Nyeri, Mengatasi Kuning, dan Mengembalikan Nafsu Makan Sebelum Terapi Kanker

“Saya hanya bisa meringkuk karena sakit. Kulit saya kuning dan gatal. Saya tidak bisa makan dan menjadi sangat kurus. Apakah saya masih bisa menjalani pengobatan?”

Tantangan: Kanker pankreas dapat menyebabkan gejala yang sangat berat, seperti nyeri hebat di perut dan punggung akibat tekanan pada saraf, penyakit kuning karena saluran empedu tersumbat, gatal dan gangguan fungsi hati, serta hilangnya nafsu makan.

Selain itu, penyumbatan usus dapat menyebabkan muntah dan rasa lapar yang berat, sementara efek kemoterapi juga bisa menyebabkan mual, kelelahan, dan gangguan saraf. Kondisi ini membuat banyak pasien terlalu lemah untuk menjalani pengobatan secara penuh.

Pendekatan Kami: Menstabilkan Kondisi Terlebih Dahulu

Di Fosun Health, kami tidak memaksa pasien untuk “bertahan dalam kondisi lemah”. Prioritas pertama adalah menstabilkan kondisi tubuh agar pasien siap menjalani terapi kanker.

•   Drainase dan pemasangan stent saluran empedu: Untuk mengatasi penyakit kuning, dilakukan tindakan untuk membuka sumbatan saluran empedu melalui drainase atau pemasangan stent. Dalam beberapa jam, aliran empedu kembali lancar, gatal berkurang, fungsi hati membaik, dan tubuh lebih siap untuk kemoterapi.

•   Blok saraf nyeri (celiac plexus block): Untuk nyeri berat yang tidak bisa dikendalikan obat, dilakukan tindakan untuk memutus jalur saraf nyeri dari pankreas. Biasanya pasien merasakan penurunan nyeri signifikan dalam beberapa hari dan kebutuhan obat pereda nyeri berkurang.

•   Stent saluran pencernaan: Jika terjadi sumbatan pada lambung atau usus dua belas jari, dipasang stent untuk membuka jalur makanan sehingga pasien bisa kembali makan dan minum.

•   Dukungan nutrisi: Tim nutrisi memberikan dukungan nutrisi khusus melalui saluran pencernaan atau infus untuk membantu memperbaiki kondisi tubuh, mengurangi kekurangan gizi, dan meningkatkan kekuatan sebelum terapi utama.

•   Pendukung pengobatan dengan pendekatan terpadu: Pengobatan pendukung digunakan untuk mengurangi efek samping kemoterapi seperti mual, lemas, dan penurunan darah, sehingga pasien lebih mampu menjalani pengobatan secara lengkap.

Manfaat bagi Pasien: Sebelum fokus membunuh kanker, kami terlebih dahulu mengurangi penderitaan pasien. Nyeri dikendalikan, penyakit kuning diatasi, dan nutrisi diperbaiki. Dengan kondisi yang lebih stabil dan kuat, pasien dapat menjalani kemoterapi atau operasi dengan peluang hasil yang lebih baik.

Keunggulan 4: Setelah Kemoterapi Standar Tidak Berhasil — Terapi Lanjutan Berdasarkan Genetik

“FOLFIRINOX dan kombinasi gemcitabine dengan nab-paclitaxel sudah tidak mempan. Apakah benar sudah tidak ada pilihan lagi? Kalau masih ada, apakah saya bisa membiayainya?”

Tantangan: Kanker pankreas stadium lanjut biasanya memerlukan beberapa tahap pengobatan. Namun, tubuh sering menjadi kebal terhadap kemoterapi lini pertama. Saat pilihan standar sudah tidak efektif lagi, banyak pasien merasa tidak ada jalan lanjutan, terutama karena obat baru sering dianggap mahal atau sulit diakses.

Pendekatan Kami: Menentukan Pengobatan Berdasarkan Hasil Genetik

Di Fosun Health, setiap pasien akan mendapatkan terapi lanjutan yang disesuaikan dengan hasil pemeriksaan genetik tumor, sehingga pengobatan lebih tepat sasaran.

•   Terapi target berdasarkan hasil tes genetik (NGS):

Mutasi KRAS G12C: tersedia obat target KRAS G12C seperti adagrasib atau sotorasib.

Mutasi BRCA1/2 atau PALB2: obat olaparib digunakan untuk mempertahankan kontrol penyakit dengan cara memanfaatkan kelemahan sel kanker dalam memperbaiki DNA.

HER2 positif: terapi dengan trastuzumab deruxtecan (T-DXd) untuk pasien yang sudah pernah mendapat pengobatan sebelumnya.

Fusi NTRK: terapi target khusus untuk kelompok pasien yang jarang tetapi biasanya sangat responsif.

MSI-H/dMMR: imunoterapi pembrolizumab yang dapat memberikan respons jangka panjang.

•   Kombinasi terapi inovatif: Penggabungan imunoterapi dengan kemoterapi digunakan untuk meningkatkan hasil pengobatan pada kanker pankreas stadium lanjut dan sudah mulai digunakan dalam pedoman klinis.

•   Akses uji klinis baru: Jika obat standar sudah tidak efektif, pasien dapat mengikuti uji klinis obat generasi baru yang biasanya tersedia lebih cepat dibanding banyak negara lain.

Manfaat bagi pasien: Hasil tes genetik seperti KRAS, BRCA, HER2, atau MSI bukan hanya data medis. Ini adalah petunjuk penting untuk menentukan obat yang paling sesuai dan masih bisa memberikan harapan pengobatan lanjutan bagi setiap pasien.

465a4b34-e4b0-49dd-8762-067ab9964326.png.jpg

Pendampingan Menyeluruh dan Akses Terapi Terbaru

Jalur Akses Uji Klinis Cepat

Ketika pengobatan standar sudah tidak lagi efektif, kami terhubung langsung dengan seluruh database uji klinis fase III di Tiongkok. Dalam banyak kasus, akses ini bisa lebih cepat 3–5 tahun dibandingkan negara lain.

Melalui pemeriksaan genetik (NGS), pasien dapat dicocokkan dengan uji klinis yang sesuai dengan mutasi tumornya, dengan proses yang tetap melalui persetujuan etika dan pengawasan medis yang ketat.

Pendekatan Terintegrasi dengan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok digunakan bersamaan dengan terapi utama sebagai pendukung fungsi pankreas dan sistem imun.

•   Mengurangi efek samping: Membantu melindungi fungsi pankreas yang tersisa, mengurangi mual dan muntah akibat kemoterapi, mengurangi kelelahan akibat kanker, serta membantu mengatasi perut kembung dan diare berlemak.

•   Meningkatkan efektivitas terapi: Beberapa formulasi tertentu dapat membantu meningkatkan respons tumor terhadap kemoterapi atau terapi target.

•   Dukungan tambahan dengan akupunktur: Membantu mengurangi nyeri, mual, dan kelelahan akibat kanker.

Tujuan Utama:Menjaga fungsi pankreas yang tersisa, mengurangi beban pengobatan, dan membantu pasien tetap memiliki tenaga yang cukup untuk menjalani seluruh rangkaian terapi sampai selesai.

Keputusan Pengobatan oleh Tim Multidisiplin

Setiap kasus kanker pankreas akan ditinjau oleh tim dokter dari berbagai bidang, yaitu bedah hati empedu pankreas, radiologi intervensi, onkologi, radioterapi, penyakit dalam saluran cerna, gizi klinis, radiologi, dan patologi.

Pengobatan kanker pankreas harus selalu menyeimbangkan antara mengendalikan kanker secara agresif dan menjaga fungsi tubuh pasien. Tujuannya adalah menemukan keseimbangan antara mengangkat tumor dan mempertahankan kemampuan pasien untuk mencerna makanan, mengontrol gula darah, serta tetap mampu menjalani terapi lanjutan.

Rapat tim multidisiplin (MDT) dilakukan dalam waktu 48 jam. Rencana pengobatan ditentukan berdasarkan kondisi biologis tumor, apakah tumor bisa dioperasi, kondisi nutrisi pasien, hasil pemeriksaan genetik, serta prioritas dan kebutuhan pasien. Keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh tim dokter untuk memberikan terapi yang paling tepat dan aman.

Kisah pasien dengan kanker pankreas

Diagnosis:

Tumor pankreas telah menyerang duodenum sehingga menyebabkan perdarahan berulang. 

Rencana pengobatan:

Pemeriksaan area tumor secara menyeluruh: dokter memisahkan jaringan yang menempel (adhesi) dengan hati-hati untuk memperjelas area kepala pankreas dan duodenum yang telah terkena tumor, sehingga proses pengangkatan tumor dapat dilakukan lebih aman dan optimal.

Penanganan pembuluh darah: arteri utama di sekitar hati dijaga dengan hati-hati, kemudian pembuluh darah yang menyuplai tumor, termasuk arteri gastroduodenalis dan arteri gastrika kanan, diikat secara bertahap untuk mengurangi aliran darah ke tumor.

Pengangkatan tumor: dokter mengangkat jaringan dari bagian bawah lambung hingga bagian awal usus halus, termasuk kantong empedu, sebagian saluran empedu utama, kepala pankreas, dan seluruh duodenum yang telah terdampak tumor.

Rekonstruksi saluran pencernaan: setelah tumor diangkat, usus halus disambungkan kembali dengan lambung, saluran empedu, dan pankreas untuk memulihkan fungsi sistem pencernaan.

Kondisi setelah pengobatan:

Pada hari kedua setelah operasi, pasien mulai melakukan latihan gerakan kaki di atas tempat tidur, seperti gerakan mengayuh sepeda, untuk membantu proses pemulihan. Pada hari keempat, pasien sudah dapat turun dari tempat tidur, buang angin, dan buang air besar, serta mulai mampu mengonsumsi makanan cair seperti air tajin. 

Silakan unggah hasil pemeriksaan, termasuk CT scan kontras (protokol pankreas), hasil EUS dan laporan patologi, MRI/MRCP, PET-CT, kadar CA19-9, serta hasil tes genetik (NGS) seperti KRAS, BRCA, HER2, dan MSI. Tim MDT kanker pankreas di Fosun Health akan melakukan evaluasi menyeluruh, dan dalam waktu 48 jam akan memberikan rencana pengobatan yang dipersonalisasi. 

Rencana ini mencakup penilaian apakah tumor dapat dioperasi serta strategi terapi untuk mengecilkan tumor agar memungkinkan pengobatan lanjutan atau operasi di kemudian hari.

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251