Kanker Tiroid

Ikhtisar Kanker Tiroid

Kanker tiroid berasal dari sel-sel kelenjar tiroid organ endokrin berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher dan berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Sebagian besar kanker tiroid tumbuh sangat lambat dan memiliki tingkat kesembuhan yang sangat tinggi, terutama bila ditemukan pada tahap awal. Bahkan pada kasus stadium lanjut, penyakit ini umumnya masih dapat dikendalikan selama bertahun-tahun.

Setiap tahun terdapat lebih dari 580 ribu kasus baru kanker tiroid di seluruh dunia. Dengan semakin luasnya penggunaan pemeriksaan ultrasonografi, angka kejadian kanker tiroid juga meningkat dengan cepat. Sebagian besar kasus merupakan karsinoma papiler atau folikuler yang memiliki prognosis sangat baik.

Tiongkok mencatat sekitar 220 ribu kasus baru kanker tiroid setiap tahun tertinggi di dunia dan hampir mencapai 40% dari total kasus global. Di Fosun Health, besarnya jumlah kasus ini memberikan pengalaman klinis yang sangat mendalam kepada tim ahli kami, sehingga setiap tahap mulai dari diagnosis ultrasonografi, biopsi jarum halus, operasi minimal invasif, terapi yodium radioaktif, hingga terapi target dapat dilakukan secara presisi. Seperti filosofi utama kami: "Semakin banyak kasus yang ditangani, semakin tepat pengobatannya."

Mengapa Memilih Fuson Health?

Setiap pusat pengobatan kanker tiroid umumnya memiliki operasi, terapi yodium radioaktif, dan terapi hormon tiroid. Namun, berikut adalah keunggulan khusus yang dimiliki oleh Fosun Health:

Keunggulan 1: Tanpa Bekas Luka di Leher, Suara Tetap Terjaga

"Saya masih muda. Jika leher saya dibedah, bekas lukanya akan terlihat seumur hidup. Jika suara saya berubah, bagaimana saya bisa mengajar, bernyanyi, atau bahkan berbicara lewat telepon?"

Tantangan: Operasi tiroid konvensional biasanya meninggalkan bekas luka horizontal di leher yang akan terlihat jelas di cermin, foto, maupun interaksi sosial sehari-hari. Lebih penting lagi, saraf laringeus rekuren berada hanya beberapa milimeter di belakang kelenjar tiroid. Kerusakan pada saraf ini dapat menyebabkan suara serak permanen, suara menjadi lemah, bahkan gangguan pernapasan. Bagi orang yang mengandalkan suara sebagai bagian penting pekerjaan mereka, kondisi ini bisa sangat menghancurkan.

Solusi dari kami: Kami menyediakan operasi tiroid endoskopik dan robotik dengan pendekatan jarak jauh, disesuaikan dengan anatomi dan ukuran tumor pasien, tanpa menyentuh kulit bagian depan leher.

•   Transoral Endoscopic Thyroidectomy Vestibular Approach (TOETVA): operasi dilakukan melalui tiga sayatan kecil di bagian bawah bibir dan vestibulum mulut sehingga seluruh bekas luka tersembunyi dan tidak ada bekas luka sama sekali di leher. Metode ini cocok untuk tumor kecil hingga sedang pada pasien yang dipilih secara ketat.

•   Pendekatan melalui ketiak: sayatan disembunyikan di lipatan ketiak, kemudian robot bergerak melalui jaringan bawah kulit menuju kelenjar tiroid sehingga bagian depan leher tetap utuh.

•   Pendekatan dada/substernal: sayatan dibuat di bawah tulang selangka atau di area tepi payudara sehingga tidak berhubungan langsung dengan leher dan hampir tidak terlihat dalam kehidupan sehari-hari.

•   Pendekatan vestibulum dagu: operasi dilakukan melalui sayatan kecil di bawah dagu atau vestibulum rahang bawah, sehingga bekas operasi tersembunyi di area bayangan dagu dan tidak terlihat dari depan.

•   Presisi robotik dan pemantauan saraf intraoperatif (IONM): apa pun pendekatan yang dipilih, sistem robotik Da Vinci memberikan tampilan tiga dimensi dengan pembesaran 10 kali serta instrumen fleksibel bebas getaran untuk melakukan diseksi dengan presisi submilimeter. Pemantauan saraf intraoperatif memberikan umpan balik elektromiografi secara real-time sehingga saraf laringeus rekuren dapat terus dikenali, dilacak, dan dilindungi selama operasi. Risiko kelumpuhan suara sementara maupun permanen menjadi jauh lebih rendah.

Yang perlu di ketahui: Anda dapat menjalani operasi kanker tiroid tanpa bekas luka yang terlihat di leher dan dengan risiko gangguan suara yang sangat minimal. Bekas operasi hampir tidak terlihat, dan suara Anda dapat tetap terdengar sama seperti sebelum operasi.

Keunggulan 2: Kekambuhan Kelenjar Getah Bening Tidak Berarti Operasi Leher Besar Lagi

"Kanker tiroid saya sudah menyebar ke kelenjar getah bening di leher. Apakah saya harus menjalani operasi leher besar lagi dan mendapat bekas luka panjang? Bagaimana jika nanti kambuh lagi?"

Tantangan: Kanker tiroid papiler sering menyebar ke kelenjar getah bening leher kadang ditemukan saat operasi pertama, kadang baru muncul bertahun-tahun kemudian. Diseksi leher konvensional biasanya membutuhkan sayatan panjang dari area telinga hingga tulang selangka, dengan risiko lebih tinggi merusak saraf aksesorius (gangguan fungsi bahu), saraf marginal mandibula (senyum menjadi tidak simetris), dan saraf laryngeus rekuren. Banyak pasien harus menjalani beberapa operasi sepanjang hidup mereka, dan setiap operasi tambahan meningkatkan jaringan parut serta risiko komplikasi.

Solusi dari kami: Kami menerapkan manajemen kelenjar getah bening yang presisi untuk mengatasi penyakit tanpa menambah bekas luka atau penderitaan pasien.

•   Diseksi leher selektif dengan bantuan robot: untuk metastasis di kompartemen sentral maupun lateral leher, robot melakukan pembersihan kelenjar getah bening berdasarkan area dan level tertentu melalui jalur operasi tersembunyi yang sama, tanpa menambah bekas luka baru di leher. Tampilan tiga dimensi dengan pembesaran tinggi memungkinkan perlindungan saraf aksesorius, saraf marginal mandibula, dan saraf laringeus rekuren dengan tingkat presisi yang sulit dicapai operasi terbuka biasa.

•   Ablasi kelenjar getah bening berulang dengan panduan pencitraan: bila beberapa tahun setelah operasi ditemukan kekambuhan kecil dan terisolasi pada USG, Radiofrequency Ablation (RFA) atau Microwave Ablation (MWA) dapat menghancurkan kelenjar getah bening metastatik melalui jarum dengan panduan ultrasonografi tanpa sayatan, tanpa bekas luka, dan tanpa rawat inap. Kelenjar dinonaktifkan sementara saraf di sekitarnya tetap aman.

•   Operasi ulang minimal invasif: untuk kekambuhan yang lebih besar atau berada di lokasi dalam, kami menggunakan pendekatan endoskopik atau robotik dengan sayatan kecil strategis, meminimalkan pembedahan pada jaringan yang sudah penuh jaringan parut sehingga risiko cedera saraf jauh lebih rendah.

Yang perlu di ketahui: Metastasis atau kekambuhan pada kelenjar getah bening tidak otomatis berarti Anda harus menerima bekas luka panjang baru di leher. Kami dapat melakukan pembersihan presisi, ablasi melalui jarum, atau operasi ulang minimal invasif sambil tetap melindungi penampilan dan fungsi saraf Anda.

Keunggulan 3: Setelah Iodium-131 Thyroglobulin Tetap Naik

"Saya sudah menjalani operasi dan terapi Iodium-131. Dokter mengatakan kanker saya sekarang 'refrakter terhadap iodium' karena kadar thyroglobulin terus meningkat. Apakah ini awal dari akhir?"

Tantangan: Sebagian besar kanker tiroid berdiferensiasi dapat disembuhkan dengan operasi dan terapi Iodium-131. Namun pada sekitar 10–15% kasus, tumor kehilangan kemampuan menyerap iodium radioaktif. Walaupun hasil pemindaian I-131 tampak normal, tumor tetap tumbuh. Banyak pasien kemudian diberi tahu bahwa "tidak ada lagi terapi efektif lainnya," dan secara tradisional hal ini berarti hanya menunggu penyakit berkembang hingga muncul gejala berat.

Solusi dari kami: Kami menggunakan terapi target berbasis profil molekuler untuk menyerang tumor bahkan ketika tumor sudah tidak lagi menyerap iodium.

•   Inhibitor multi-kinase: lenvatinib dan sorafenib telah disetujui di Tiongkok untuk kanker tiroid berdiferensiasi yang refrakter terhadap iodium. Obat oral ini menghambat angiogenesis yang digerakkan VEGFR sehingga "memutus suplai darah" tumor. Dalam uji klinis, waktu bebas progresi meningkat lebih dari tiga kali dibanding plasebo.

•   Terapi target BRAF: pada kanker dengan mutasi BRAF V600E, kombinasi dabrafenib dan trametinib memberikan pilihan terapi presisi dengan tingkat respons tinggi.

•   NGS untuk menentukan urutan terapi: setiap tumor refrakter terhadap iodium dianalisis untuk mutasi BRAF, RAS, RET/PTC, dan fusi NTRK sehingga mutasi pendorong dapat dipasangkan langsung dengan obat yang paling tepat. Tidak menggunakan pendekatan coba-coba atau satu terapi untuk semua pasien.

•   Termoterapi untuk meningkatkan sensitivitas radiasi: pada metastasis tulang yang nyeri akibat penyakit refrakter terhadap iodium, termoterapi regional 40–43°C dikombinasikan dengan radioterapi eksternal untuk meningkatkan kontrol lokal, meredakan nyeri, dan mencegah patah tulang ketika terapi I-131 sudah tidak efektif lagi.

•   Keunggulan biaya: berkat pengembangan dan produksi lokal di Tiongkok, total biaya terapi umumnya hanya sekitar 30–50% dibandingkan biaya di Eropa atau Amerika Serikat, tanpa mengorbankan kualitas.

Yang perlu di ketahui: Kehilangan kemampuan menyerap iodium adalah titik perubahan, bukan akhir perjalanan. Status BRAF, RAS, atau RET Anda dapat langsung membuka akses menuju terapi target oral yang tersedia sekarang juga, dengan biaya yang memungkinkan pengendalian penyakit jangka panjang secara berkelanjutan.

Keunggulan 4: Kanker Tiroid Anaplastik dan Meduler Bahkan yang Dianggap "Tidak Bisa Diobati" Tetap Memiliki Pilihan

"Dokter mengatakan ini kanker tiroid anaplastik. Atau kanker meduler. Jenis yang paling buruk, sangat agresif, dan tidak mempan terhadap terapi iodium. Apakah masih ada harapan?"

Tantangan: Kanker tiroid anaplastik (ATC) merupakan salah satu kanker padat paling mematikan, dengan median harapan hidup tradisional yang sering hanya dihitung dalam hitungan bulan. Sementara itu, kanker tiroid meduler (MTC) sering sudah berada pada stadium metastatik saat pertama kali ditemukan dan tidak memiliki pilihan terapi radioiodine yang efektif. Banyak pasien akhirnya mendengar kalimat yang sangat menghancurkan: "bersiaplah untuk kemungkinan terburuk."

Solusi dari kami: Kami menerapkan pendekatan multimodal yang agresif untuk mengubah situasi yang tampak tanpa harapan menjadi peluang terapi yang nyata.

•   Kanker tiroid anaplastik (ATC): kami menggunakan radioterapi presisi IMRT/VMAT yang dikombinasikan dengan kemoterapi simultan seperti paclitaxel atau doxorubicin, dan pada pasien tertentu ditambahkan imunoterapi PD-1. Walaupun angka kesembuhan masih rendah, sebagian pasien dapat mencapai kontrol lokal jangka panjang dan perpanjangan harapan hidup yang bermakna. Tim head & neck kami yang berpengalaman menangani jumlah kasus ATC langka yang melebihi apa yang dilihat banyak pusat medis lain selama bertahun-tahun.

•   Kanker tiroid meduler (MTC): pemeriksaan mutasi RET, baik germline maupun somatik, merupakan langkah wajib. Pada MTC dengan mutasi RET, selpercatinib dan pralsetinib yang telah disetujui di Tiongkok mampu memberikan tingkat respons objektif lebih dari 50–70%, mengecilkan tumor sekaligus mengendalikan diare akibat peningkatan calcitonin. Untuk kasus RET-negatif atau yang sudah resisten, vandetanib dan cabozantinib menyediakan kontrol multi-target melalui VEGFR dan RET.

•   NGS untuk mencari mutasi yang dapat ditargetkan: pada setiap kasus ATC dan MTC, kami menganalisis mutasi seperti BRAF, RAS, ALK, NTRK, serta MSI/dMMR guna membuka akses terhadap terapi target dan imunoterapi yang sering kali tidak dipertimbangkan pada subtipe yang dianggap "tidak dapat diobati" ini.

•   Terapi paliatif presisi: untuk tumor lokal lanjut yang menyebabkan penyumbatan jalan napas atau perdarahan, embolisasi arteri superselektif dan pemasangan stent jalan napas secara endoskopik dapat memberikan perbaikan cepat, sambil memberi waktu bagi terapi sistemik untuk mulai bekerja.

Yang perlu di ketahui: Diagnosis kanker tiroid anaplastik atau meduler memang sangat mengguncang, tetapi itu bukan berarti pengobatan harus dihentikan. Kami memiliki kombinasi radioterapi, terapi target, dan imunoterapi yang dapat membantu memperpanjang harapan hidup serta mengendalikan gejala bahkan pada jenis kanker yang paling agresif sekalipun.

Pendampingan Menyeluruh dan Akses ke Terapi Terdepan

Jalur Cepat Uji Klinis

Ketika terapi standar sudah tidak lagi efektif, kami dapat langsung menghubungkan pasien dengan seluruh database uji klinis fase III di Tiongkok, yang sering kali tersedia 3–5 tahun lebih awal dibandingkan banyak negara lain. Dengan pencocokan molekuler berbasis NGS, kami dapat menemukan uji klinis yang sesuai dengan mutasi spesifik seperti RET, BRAF, NTRK, atau ALK. Seluruh proses, mulai dari persetujuan etik hingga pemantauan medis, didampingi secara menyeluruh.

Onkologi Integratif dan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok dijalankan bersamaan dengan terapi utama sebagai "pengoptimal keseimbangan hormon dan fungsi leher."

•   Mengurangi efek samping: membantu mengelola fluktuasi kadar kalsium setelah pengangkatan tiroid, mengurangi hipertensi dan sindrom tangan-kaki akibat terapi target TKI, serta mendukung kestabilan emosi dan kualitas tidur selama terapi supresi TSH.

•   Meningkatkan toleransi terapi: beberapa formulasi tertentu dapat membantu meningkatkan toleransi terhadap terapi target sekaligus mendukung pemulihan sistem imun.

•   Akupunktur: digunakan sebagai dukungan tambahan untuk mengurangi kekakuan leher pascaoperasi, kelelahan suara, dan kecemasan terkait pengobatan. Tujuan kami adalah membantu proses pemulihan berjalan stabil, menjaga keseimbangan hormon tiroid, dan memastikan Anda tetap kuat dalam setiap tahap terapi.

Pengambilan Keputusan Multidisiplin Terintegrasi

Setiap kasus kanker tiroid ditinjau bersama oleh tim multidisiplin yang terdiri dari ahli bedah endokrin, ahli bedah kepala-leher, spesialis kedokteran nuklir (terapi Iodium-131), onkolog medis (terapi target), radiolog, patolog, serta ahli endokrin untuk manajemen hormon jangka panjang.

Penanganan kanker tiroid memiliki kompleksitas tersendiri, termasuk pemilihan pendekatan operasi yang mempertimbangkan aspek estetika, luas pengangkatan tiroid dan diseksi leher, penentuan dosis dan waktu terapi radioiodine, target supresi TSH, hingga urutan penggunaan terapi target pada kanker yang sudah refrakter terhadap iodium.

Rapat MDT dilakukan dalam waktu 48 jam. Rencana terapi Anda akan disusun berdasarkan subtipe kanker, stadium penyakit, profil molekuler, prioritas estetika, dan tujuan hidup pribadi Anda.

Kasus pasien dengan kanker tiroid

Diagnosis: kanker papiler tiroid

Rencana pengobatan:

Pasien menjalani operasi pengangkatan seluruh kelenjar tiroid (tiroidektomi total) dengan metode minimal invasif melalui sayatan di area ketiak menggunakan bantuan robot Da Vinci. Tindakan ini juga disertai pengangkatan kelenjar getah bening di area tengah leher. Setelah itu, pasien menjalani terapi iodium radioaktif dan terapi jangka panjang untuk menekan hormon TSH. 

Setelah pengobatan:

Pemeriksaan USG leher ulang 1 tahun setelah operasi menunjukkan tidak ada sisa jaringan tiroid maupun kelenjar getah bening yang mencurigakan. Kadar TSH juga tetap berada dalam batas normal. Sekitar 6 minggu setelah operasi, pasien sudah kembali bekerja penuh waktu, dan dapat menjalani aktivitas sehari-hari, olahraga, serta pekerjaan seperti biasa tanpa kendala.    

Silakan unggah dokumen medis Anda seperti hasil USG tiroid, laporan biopsi, pemeriksaan darah, serta CT atau MRI. Tim ahli MDT kanker tiroid dari Fosun Health akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan rencana terapi awal yang dipersonalisasi dalam waktu 48 jam.

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251