Gejala Dan Tanda Peringatan Kanker Tiroid
Kanker tiroid sering disebut sebagai “benjolan yang diam” karena pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan rasa sakit maupun gejala yang jelas. Jangan menunggu sampai benjolan terasa di leher atau muncul gangguan pernapasan sebelum memeriksakan diri. Jika Anda mengalami salah satu kondisi berikut, segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis.
| Gejala | Tanda peringatan |
|---|---|
| Benjolan di leher | Muncul benjolan keras tanpa nyeri di bagian depan leher yang bergerak saat menelan. |
| Suara serak berkepanjangan | Suara menjadi serak lebih dari dua minggu tanpa penyebab jelas dan tidak berkaitan dengan flu atau infeksi tenggorokan biasa. |
| Kesulitan menelan | Saat menelan terasa seperti ada yang mengganjal di tenggorokan atau muncul rasa tidak nyaman. |
| Sesak napas | Napas terasa pendek atau berbunyi, terutama saat berbaring, akibat benjolan yang menekan saluran napas. |
| Nyeri pada leher | Nyeri di area leher yang dapat menjalar hingga ke telinga, terutama pada benjolan yang tumbuh cepat atau mengalami perdarahan di dalamnya. |
| Pembengkakan kelenjar getah bening | Kelenjar getah bening di leher membesar, bahkan ketika benjolan pada tiroid masih berukuran kecil. |
| Gejala umum lainnya | Berat badan turun tanpa sebab jelas, tubuh mudah lelah, atau demam ringan yang berlangsung lama, meskipun gejala ini jarang muncul pada kanker tiroid stadium awal. |
Kelompok Berisiko Tinggi:
Jika Anda memiliki riwayat keluarga kanker tiroid terutama karsinoma meduler, pernah menerima paparan radiasi di area kepala dan leher (misalnya radioterapi saat kecil untuk tonsil atau jerawat), berjenis kelamin perempuan (dengan risiko sekitar tiga kali lebih tinggi dibanding laki-laki), atau memiliki nodul tiroid yang membesar dengan cepat, maka pemeriksaan ultrasonografi tahunan dapat membantu mendeteksi tumor saat ukurannya masih kecil dan peluang kesembuhannya masih sangat tinggi.