Kanker Kandung Kemih

Ikhtisar Kanker Kandung Kemih

Kanker kandung kemih berasal dari sel lapisan dalam dinding kandung kemih. Gejala awal yang paling sering muncul adalah adanya darah dalam urine (hematuria), yang menjadi tanda peringatan penting. Jika ditemukan pada tahap awal, tingkat kesembuhan 5 tahun dapat mencapai lebih dari 90%, sehingga deteksi dan pengobatan dini sangat penting.

Secara global, terdapat lebih dari 650.000 kasus baru setiap tahun, menjadikannya salah satu kanker yang cukup sering terjadi. Karena hematuria tanpa nyeri sering tidak disadari atau diabaikan, banyak pasien baru memeriksakan diri saat penyakit sudah lebih lanjut. Padahal, jika ditangani lebih awal, peluang kesembuhan masih sangat baik, sehingga pemeriksaan segera sangat dianjurkan saat gejala muncul.

Di Tiongkok, terdapat lebih dari 90.000 kasus baru setiap tahun dengan angka kejadian yang terus meningkat sekitar 3,4% per tahun. Di Fosun Health, jumlah kasus yang terus bertambah ini memberikan pengalaman klinis yang sangat luas bagi tim dokter spesialis, sehingga setiap tahap penanganan mulai dari skrining awal dengan endoskopi, stratifikasi risiko, operasi robotik, terapi instilasi kandung kemih, hingga terapi sistemik dapat dilakukan dengan sangat tepat dan terkontrol.

Mengapa Memilih Fosun Health?

Penanganan kanker kandung kemih biasanya melibatkan operasi, terapi BCG, dan kemoterapi. Berikut keunggulan Fosun Health:

Keunggulan 1: Pengobatan sesuai stadium penyakit

“Saya menderita kanker kandung kemih non–otot invasif, apakah harus sering operasi? Jika sudah menyerang otot, apakah kandung kemih harus diangkat? Jika sudah menyebar, bagaimana pengobatannya?”

Tantangan: Kanker kandung kemih memiliki berbagai tingkat keparahan. Pada tahap awal, kanker sering dapat kambuh sehingga perlu operasi berulang dan terapi ke kandung kemih. Pada stadium yang lebih lanjut, terutama yang sudah mengenai otot, pasien sering harus memilih antara pengangkatan kandung kemih atau terapi lain. Pada kondisi yang sudah menyebar, diperlukan pengobatan yang bekerja ke seluruh tubuh.

Solusi dari kami: Pengobatan disesuaikan dengan stadium kanker, dengan penggunaan kemoterapi dan radioterapi yang diberikan pada waktu yang paling tepat untuk setiap kondisi pasien.

Kanker Kandung Kemih Non–Otot Invasif (NMIBC)

•   TURBT (pengangkatan tumor melalui uretra): Tumor diangkat melalui saluran kemih tanpa perlu sayatan di bagian luar tubuh.

•   Kemoterapi ke dalam kandung kemih (instilasi): Setelah operasi, obat seperti mitomisin C, epirubisin, atau gemcitabine dimasukkan langsung ke kandung kemih untuk membunuh sisa sel kanker dan menurunkan risiko kambuh. Efek obat bekerja di kandung kemih dengan penyerapan ke seluruh tubuh yang sangat kecil.

•   Terapi BCG: Pada pasien risiko tinggi, BCG dimasukkan ke kandung kemih untuk merangsang sistem kekebalan tubuh agar melawan sel kanker, sehingga dapat mengurangi risiko kanker berkembang lebih lanjut.

Kanker Kandung Kemih Invasif ke Otot (MIBC) — Terapi “Triad” untuk Mempertahankan Kandung Kemih

Pada pasien yang menolak atau tidak dapat menjalani pengangkatan kandung kemih secara total, tersedia pendekatan terapi gabungan yang maksimal, yaitu TURBT seluas mungkin + radioterapi dan kemoterapi bersamaan + terapi panas pada tumor di area panggul. Obat kemoterapi (biasanya cisplatin atau 5-fluorouracil) berfungsi sebagai radiosensitizer, yaitu membuat sel kanker menjadi lebih sensitif terhadap efek radiasi. Radioterapi eksternal (IMRT/VMAT) diarahkan secara presisi ke kandung kemih dan area panggul, sehingga dapat melindungi rektum dan usus halus dari paparan radiasi. Terapi panas tumor pada suhu 40–43°C digunakan untuk meningkatkan efektivitas pengobatan lebih lanjut. Tingkat respons lengkap dari terapi ini sebanding dengan operasi, dengan kandung kemih tetap dapat dipertahankan dan fungsinya tetap baik.

Penyakit Metastatik

•   Kemoterapi sistemik berbasis platinum: Terapi utama yang digunakan adalah kemoterapi seperti gemcitabine + cisplatin (skema GC) atau MVAC (methotrexate, vinblastine, doxorubicin, dan cisplatin). Pengobatan ini bertujuan untuk mengecilkan tumor, mengurangi gejala, dan memperpanjang harapan hidup.

•   Kemoterapi sebelum operasi (neoadjuvan): Pada pasien kanker kandung kemih yang direncanakan menjalani pengangkatan kandung kemih, kemoterapi berbasis cisplatin diberikan sebelum operasi untuk membunuh sel kanker yang mungkin sudah menyebar secara mikroskopis, sehingga meningkatkan peluang kesembuhan.

Yang perlu di ketahui: Baik kanker masih di tahap awal maupun sudah menyebar lebih dalam, tersedia pilihan kemoterapi dan radioterapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien. Tujuannya adalah sebisa mungkin mempertahankan kandung kemih, dan bila diperlukan, memberikan pengobatan sistemik untuk mengendalikan penyebaran kanker.

Keunggulan 2: Perdarahan Urine yang Tidak Berhenti, Tindakan Intervensi untuk Menghentikan Perdarahan

“Saya sudah beberapa hari buang air kecil berdarah. Saya merasa pusing, kadar hemoglobin terus turun, dan pencucian kandung kemih tidak membantu. Apakah ada cara untuk menghentikannya?”

Tantangan: Darah dalam urine (hematuria) merupakan gejala utama kanker kandung kemih. Pada kasus lanjut atau kekambuhan, perdarahan dari tumor dapat terjadi terus-menerus dan cukup berat. Gumpalan darah dapat memenuhi kandung kemih, menyumbat saluran kemih, menyebabkan anemia berat, dan membuat pasien sering membutuhkan transfusi darah. Kondisi ini juga dapat membuat pasien lemah sehingga sulit menjalani pengobatan kanker.

Solusi dari kami: Embolisasi arteri kandung kemih (BAE). Prosedur ini dilakukan melalui tusukan kecil di area selangkangan. Kateter kecil diarahkan ke pembuluh darah yang memasok kandung kemih, lalu diberikan zat khusus untuk menutup pembuluh darah yang menyebabkan perdarahan.

Tindakan ini dapat menghentikan perdarahan dengan cepat, biasanya berlangsung 30–60 menit, tanpa operasi besar dan tanpa bius total. Pada kasus perdarahan yang menyebar di dinding kandung kemih, dapat dilakukan juga tindakan darurat dengan sistoskopi untuk membersihkan bekuan darah dan menghentikan perdarahan menggunakan alat khusus.

Yang perlu di ketahui: Jika perdarahan tidak berhenti dan kondisi tubuh semakin lemah, tindakan ini dapat membantu menghentikan sumber perdarahan, menstabilkan kondisi tubuh, meningkatkan kadar darah, dan membantu pasien kembali kuat untuk melanjutkan pengobatan kanker.

Keunggulan 3: Ginjal Terancam Rusak, Penanganan untuk Melancarkan Urine dan Menjaga Fungsi Ginjal

“Dokter mengatakan tumor menyumbat ureter. Ginjal saya membengkak karena urin tertahan. Saya sangat kesakitan dan fungsi ginjal mulai menurun. Apakah ginjal saya masih bisa diselamatkan?”

Tantangan: Tumor kandung kemih dapat berada di dekat muara ureter atau menekan bagian ureter, sehingga menyebabkan sumbatan. Akibatnya, urin menumpuk di ginjal dan menimbulkan pembengkakan (hidronefrosis), yang secara perlahan merusak fungsi ginjal dari bawah ke atas.

Jika tidak segera ditangani, kerusakan ginjal dapat menjadi permanen, dan pasien berisiko membutuhkan cuci darah seumur hidup bahkan sebelum pengobatan kanker dimulai.

Solusi dari kami: tindakan segera untuk mengurangi tekanan saluran kemih dan mengendalikan tumor

•   Pemasangan stent ureter: Selang kecil (DJ stent) dipasang melalui prosedur endoskopi untuk melewati bagian yang tersumbat, sehingga urine dapat kembali mengalir dari ginjal ke kandung kemih. Tindakan ini membantu mengurangi nyeri dan melindungi fungsi ginjal.

•   Nefrostomi (PCN): Jika stent tidak dapat dipasang karena sumbatan berat, selang drainase dipasang langsung ke ginjal melalui punggung untuk mengeluarkan urine dan menurunkan tekanan pada ginjal.

•   Terapi untuk mengecilkan tumor: Setelah kondisi ginjal stabil, dapat dilakukan kemoterapi melalui pembuluh darah yang ditargetkan langsung ke tumor untuk membantu mengecilkan ukuran kanker.

•   Terapi panas (hipertermia): Pada beberapa kasus, pemanasan area tumor pada suhu 40–43°C digunakan untuk membantu meningkatkan efektivitas pengobatan seperti kemoterapi dan radioterapi, sehingga tumor lebih cepat mengecil dan tekanan pada saluran urine berkurang.

Yang perlu di ketahui: Jika ginjal terhambat karena sumbatan, langkah pertama adalah melancarkan aliran urine agar ginjal tidak semakin rusak. Setelah itu, penyebab sumbatan (tumor) ditangani. Dengan cara ini, fungsi ginjal dapat diselamatkan sehingga pengobatan kanker tetap bisa dilanjutkan.

Keunggulan 4: Setelah BCG dan Kemoterapi Tidak Lagi Efektif, Akses ke Obat Generasi Baru yang Lebih Terjangkau

“Setelah terapi BCG, kanker saya tetap kambuh. Atau kanker sudah menyebar dan kemoterapi tidak lagi berhasil. Apakah masih ada pengobatan lain?”

Tantangan: Pada kanker kandung kemih non–otot invasif yang gagal setelah terapi BCG, banyak kasus dapat berkembang menjadi kanker yang sudah menyerang otot, sehingga pilihan pengobatan menjadi lebih terbatas.

Pada kanker yang sudah menyebar dan tidak lagi respons terhadap kemoterapi, kondisi pasien biasanya lebih sulit ditangani. Meskipun ada terapi baru, di banyak tempat aksesnya masih terbatas atau tidak tersedia tepat waktu.

Solusi dari kami: tersedia terapi lanjutan yang lebih cepat diakses dan lebih terjangkau di Tiongkok

•   Imunoterapi PD-1/PD-L1: Obat seperti tislelizumab, toripalimab, avelumab, dan surolizumab telah digunakan untuk kanker kandung kemih stadium lanjut atau yang sudah menyebar. Terapi ini dapat membantu memberikan respons jangka panjang, terutama pada pasien dengan PD-L1 tinggi, beban mutasi tumor tinggi (TMB tinggi), atau MSI-H/dMMR.

Antibody–Drug Conjugate (ADC) dan Terapi Target Lanjutan

ADC (antibody–drug conjugate): Disitamab vedotin (RC48): Terapi ADC yang menargetkan HER2, dikembangkan di Tiongkok. Obat ini menunjukkan respons yang baik pada kanker kandung kemih dengan HER2 tinggi, serta diproduksi di dalam negeri. Enfortumab vedotin (EV): Obat yang menargetkan protein Nectin-4, sudah digunakan untuk kanker yang tidak lagi respons terhadap kemoterapi berbasis platinum, dan dapat membantu mengecilkan tumor secara signifikan.

Terapi target FGFR: Untuk kanker dengan perubahan gen FGFR2 atau FGFR3, erdafitinib dapat digunakan sebagai obat minum yang bekerja secara spesifik pada sel kanker.

Akses uji klinis fase III (jalur cepat): Jika pengobatan standar sudah tidak efektif, pasien dapat mengikuti uji klinis untuk terapi baru seperti ADC generasi terbaru, obat FGFR baru, kombinasi imunoterapi, dan terapi radio-ligan. Akses ini biasanya tersedia lebih cepat dibandingkan negara lain, sekitar 3–5 tahun lebih awal.

Dengan dukungan penelitian dan produksi dalam negeri di Tiongkok, biaya pengobatan dapat lebih rendah sekitar 30–50% dibandingkan negara Barat, tanpa mengurangi kualitas pengobatan. Pemilihan terapi juga didasarkan pada hasil pemeriksaan genetik (NGS) seperti HER2, FGFR, dan PD-L1, serta pengalaman dokter yang menangani banyak kasus kanker kandung kemih stadium lanjut.

Yang perlu di ketahui: Kegagalan terapi BCG bukan berarti tidak ada pilihan lagi. Begitu juga jika kemoterapi sudah tidak efektif, itu bukan akhir dari pengobatan. Hasil pemeriksaan genetik seperti HER2, FGFR, atau PD-L1 dapat membantu menentukan terapi yang masih bisa digunakan secara tepat dan berkelanjutan.

Pendampingan Menyeluruh dan Akses Terapi Terbaru

Jalur cepat uji klinis

Jika pengobatan standar sudah tidak lagi efektif, pasien dapat langsung dihubungkan dengan uji klinis fase III di Tiongkok, yang biasanya tersedia lebih cepat dibandingkan negara lain, sekitar 3–5 tahun lebih awal. Melalui pemeriksaan genetik (NGS), pasien akan dicocokkan dengan uji klinis yang sesuai dengan mutasi spesifik pada tumornya. Seluruh proses dilakukan dengan persetujuan etika medis dan pemantauan ketat oleh tim dokter.

Integrasi Onkologi dan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok digunakan bersamaan dengan terapi utama sebagai pendukung untuk menjaga fungsi berkemih dan kondisi tubuh pasien.

Mengurangi efek samping: Membantu melindungi lapisan kandung kemih, mengurangi mual, muntah, dan kelelahan akibat kemoterapi, meredakan radang kandung kemih akibat radiasi, serta mengurangi rasa perih dan sering buang air kecil setelah terapi instilasi kandung kemih.

Membantu meningkatkan efek pengobatan: Beberapa obat herbal tertentu diduga dapat membantu meningkatkan respons sel kanker terhadap kemoterapi atau radioterapi.

Dukungan akupunktur: Akupunktur dapat membantu mengurangi keluhan seperti sering buang air kecil, rasa tidak nyaman di panggul, mual, serta kelelahan akibat pengobatan.

Tujuan: Menjaga kenyamanan pasien saat berkemih, mengurangi efek samping pengobatan, dan membantu pasien tetap memiliki energi yang cukup untuk menjalani seluruh rangkaian terapi.

Keputusan Pengobatan Multidisiplin (MDT)

Setiap kasus kanker kandung kemih ditinjau bersama oleh tim dokter dari berbagai bidang, yaitu bedah urologi onkologi, radioterapi, onkologi medis, radiologi intervensi, radiologi diagnostik, patologi, serta gizi klinis.

Pengambilan keputusan pada kanker kandung kemih memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, seperti memilih antara TURBT + terapi instilasi atau pengangkatan kandung kemih secara total; terapi kombinasi untuk mempertahankan kandung kemih atau langsung operasi; rekonstruksi kandung kemih dengan kandung kemih baru (neobladder), ileal conduit, atau diversi urin yang dapat dikontrol; serta penentuan urutan terapi seperti BCG, kemoterapi, imunoterapi, ADC, dan obat target pada kondisi resistensi bertahap.

Tim MDT akan melakukan pembahasan dalam waktu 48 jam. Rencana pengobatan disusun berdasarkan stadium tumor, profil molekuler, fungsi ginjal, serta prioritas dan kondisi masing-masing pasien, sehingga menghasilkan keputusan yang paling tepat dan sesuai untuk setiap individu.

Silakan unggah hasil pemeriksaan urinalisis, CT urografi atau MRI, laporan hasil sistoskopi/TURBT, hasil PET-CT, serta hasil pemeriksaan NGS (FGFR, HER2, MSI).

Tim multidisiplin kanker kandung kemih kami akan memberikan rencana awal pengobatan yang dipersonalisasi dalam waktu 48 jam, termasuk penilaian kemungkinan mempertahankan kandung kemih serta kesesuaian untuk operasi kandung kemih baru (neobladder).

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251