Multiple myeloma seringkali ditandai dengan nyeri tulang dan kelelahan tanpa penyebab yang jelas. Berbeda dengan tumor padat, penyakit ini bermula dari dalam sumsum tulang. Jangan menganggap nyeri punggung atau pinggang yang terus-menerus maupun infeksi berulang hanya sebagai tanda “faktor usia”. Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut selama lebih dari dua minggu terutama bila berusia di atas 60 tahun, memiliki riwayat keluarga multiple myeloma, atau pernah terpapar radiasi maupun bahan kimia tertentu segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis.
| Gejala | Tanda peringatan |
|---|---|
| Nyeri tulang yang terus-menerus | Nyeri pada punggung, tulang rusuk, atau pinggul yang terasa dalam dan semakin sakit saat bergerak atau beraktivitas. |
| Patah tulang tanpa cedera berat | Tulang bisa patah hanya karena benturan ringan, batuk, atau saat membungkuk, terutama pada tulang belakang dan tulang rusuk. |
| Kelelahan berat | Tubuh terasa sangat lemas akibat anemia dan tidak membaik meskipun sudah cukup istirahat. |
| Infeksi yang sering kambuh | Mudah terkena infeksi seperti radang paru-paru, infeksi saluran kemih, atau sinusitis karena daya tahan tubuh menurun. |
| Gangguan pada ginjal | Urine berbusa, kaki atau pergelangan kaki bengkak, atau hasil fungsi ginjal tiba-tiba memburuk akibat penumpukan protein abnormal. |
| Gejala umum lainnya | Berat badan turun tanpa sebab jelas, sering berkeringat di malam hari, atau muncul rasa kebas dan kesemutan pada tangan dan kaki. |
Kelompok Berisiko Tinggi:
Jika Anda berusia di atas 60 tahun, memiliki anggota keluarga tingkat pertama yang menderita multiple myeloma atau kanker darah lainnya, membawa mutasi gen tertentu, pernah terpapar radiasi, pestisida, atau benzena, atau sebelumnya pernah didiagnosis dengan monoclonal gammopathy of undetermined significance (MGUS), maka pemeriksaan elektroforesis protein serum dan pemeriksaan rantai ringan bebas setiap tahun dapat membantu mendeteksi myeloma pada tahap awal sebelum terjadi kerusakan organ.