Kanker endometrium adalah salah satu kanker yang paling sering terjadi pada wanita, terutama di negara maju. Gejala awalnya hampir selalu berupa perdarahan yang tidak normal. Jangan menganggap perdarahan ringan setelah menopause atau haid yang tidak teratur hanya karena perubahan hormon biasa. Jika Anda mengalami gejala seperti itu dan berlangsung lebih dari dua minggu, terutama jika usia di atas 45 tahun, memiliki obesitas, PCOS (sindrom ovarium polikistik), atau ada riwayat keluarga kanker rahim atau kanker usus—sebaiknya segera periksa ke dokter.
| Gejala | Tanda Peringatan |
|---|---|
| Pendarahan setelah menopause | Setiap perdarahan dari vagina setelah menopause, termasuk bercak darah atau cairan berwarna merah muda, meskipun hanya terjadi satu kali. |
| Perdarahan menstruasi yang tidak teratur | Menstruasi yang menjadi lebih banyak dari biasanya, haid yang berlangsung lebih lama, atau siklus haid yang lebih pendek. Pada wanita menjelang menopause juga bisa terjadi perdarahan di luar masa haid. |
| Cairan dari vagina yang berair atau bercampur darah. | Cairan dari vagina yang keluar terus-menerus, bertekstur encer seperti air atau bercampur sedikit darah, tanpa tanda-tanda infeksi. |
| Rasa nyeri atau rasa tertekan di bagian panggul. | Rasa nyeri ringan atau rasa penuh di perut bagian bawah atau panggul, yang biasanya lebih sering terjadi pada stadium lanjut. |
| Rasa nyeri saat berhubungan seksual. | Rasa nyeri yang baru dirasakan saat atau setelah berhubungan seksual. |
| Gejala yang dirasakan di seluruh tubuh. | Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, rasa lelah yang terus-menerus, atau pada kasus stadium lanjut dapat terjadi anemia seperti wajah pucat dan sering pusing. |
Jika Anda berusia di atas 45 tahun, mengalami obesitas (BMI > 30), belum pernah melahirkan, mengalami menstruasi pertama terlalu dini atau menopause terlambat, memiliki sindrom ovarium polikistik (PCOS), diabetes, atau hipertensi, serta memiliki riwayat keluarga kanker endometrium, kanker payudara, atau sindrom Lynch (kanker kolorektal herediter non-poliposis), maka Anda termasuk kelompok berisiko tinggi. Disarankan untuk melakukan pemeriksaan USG transvaginal dan biopsi endometrium setiap tahun agar kanker dapat ditemukan pada tahap paling awal, saat peluang kesembuhan masih sangat tinggi.