Penderita Kanker Paru Stadium 3 Bisa Hidup Selama 7 Tahun Lagi Dengan Cara Ini!

2024-09-29

Dalam perjalanan hidup, saat menghadapi tantangan penyakit, selalu ada kekuatan yang hangat dan teguh yang membimbing kita melewati badai dan kembali melihat cahaya matahari. Pria lanjut usia berusia 68 tahun ini telah menjalani tiga kali pengobatan kanker dengan teknologi CyberKnife, dan dengan ketegarannya, ia berhasil memperpanjang hidup selama 7 tahun, kemudian menuliskan kisah perjuangan dan kelahiran kembali melawan kanker.


Pada tahun 2016, sebuah tumor kecil di paru-paru kanan pria lanjut usia ini tumbuh secara diam-diam hingga membesar menjadi 3 sentimeter; menjadi sesuatu yang tak bisa diabaikan. Karena fungsi paru-parunya buruk, operasi pengangkatan tidak memungkinkan. Hasil biopsi jarum menunjukkan bahwa tumor tersebut adalah adenokarsinoma, tanpa mutasi gen. Meskipun begitu, tertutupnya jalan untuk operasi tidak memadamkan cahaya harapannya.


Ciri-ciri Kasus:

  1. Pasien: Pria, 68 tahun, dengan riwayat penyakit kronis.

  2. Alasan masuk rumah sakit: Ditemukan adanya massa di paru-paru      kanan atas selama 18 bulan terakhir.

  3. Riwayat medis:

  • Pada Mei 2015, saat pemeriksaan kesehatan rutin, ditemukan      adanya massa di lobus atas paru kanan berukuran 1,6 cm, kemudian dilakukan      pemantauan.

  • Juni 2016, saat kontrol ulang, diameternya sedikit membesar      menjadi 1,9 cm.

  • Desember 2016, saat pemeriksaan ulang, massa tampak membesar      secara signifikan, dengan ukuran mencapai 3 x 1,9 cm.

  • Pada Januari 2017, pasien memeriksakan diri ke Rumah Sakit Paru-paru      Shanghai, dilakukan biopsi jarum, hasil menunjukkan sedikit sel ganas, dan      kemungkinan besar adalah adenokarsinoma.

  • Hasil pemeriksaan genetik EGFR/ALK/ROS1/KRAS negatif (tidak      ditemukan mutasi).

  • Pemindaian tulang dan MRI kepala tidak menunjukkan adanya      metastasis yang jelas.

  • Diagnosis stadium kanker: cT1cN0M0 - Stadium IA3.

  • Fungsi paru-paru menunjukkan gangguan ventilasi sedang.


Pasien juga memiliki riwayat diabetes dan stroke. Setelah evaluasi bedah, dinyatakan risiko operasi terlalu tinggi, sehingga disarankan menjalani radioterapi. Pasien dirawat inap untuk melanjutkan pengobatan lebih lanjut.


Di bawah bimbingan Profesor Wang Enmin dan Profesor Wang Xin, CyberKnife (pisau radiasi) menjadi seperti seberkas cahaya yang menembus kegelapan, menerangi jalan pengobatan sang pria lanjut usia. Kata-kata para profesor bagaikan angin musim semi yang lembut dan hujan yang menyegarkan, tidak hanya menyampaikan rencana pengobatan yang profesional, tetapi juga memberikan kepercayaan diri dan kekuatan yang tak terbatas bagi beliau.


Profesor Wang dengan tegas menyatakan bahwa pengobatan kanker paru perifer menggunakan CyberKnife dapat mencapai efek penyembuhan yang setara dengan operasi bedah. Namun, mungkin akan muncul metastasis (penyebaran) di bagian tubuh lainnya di masa mendatang. Beruntungnya, CyberKnife juga dapat digunakan untuk mengobati tumor metastasis secara menyeluruh. Oleh karena itu, Profesor Wang menyarankan agar sang pasien melakukan pemeriksaan ulang PET-CT setiap 2 tahun untuk mendeteksi dan menangani tumor secara tepat waktu.


28e94533-32ae-472a-bb65-37e8dc002f8a.png.jpg


·       Pengobatan CyberKnife pertama kali, tanpa efek samping sama sekali.

Pengobatan CyberKnife yang pertama berjalan sangat sukses. Sang pria lanjut usia membuktikan keakuratan dan kelembutan teknologi medis modern ini dengan hasil yang luar biasa — tanpa efek samping sama sekali. Setelah menjalani terapi, beliau sangat puas dengan hasil pengobatan, dan kualitas hidupnya tetap terjaga tanpa gangguan.


3fbbca31-1d5b-4dac-85bb-4e9bddcdf982.png.jpg


·       Kali kedua terjadi metastasis ke kelenjar getah bening, dilakukan pengobatan dengan CyberKnife + imunoterapi.

Namun, penyakit tidak berhenti sampai di situ, seolah ingin kembali menguji keteguhan mereka. Dua tahun sepuluh bulan setelah pengobatan CyberKnife pertama, sang pria lanjut usia mulai mengalami batuk, dan diketahui terjadi metastasis ke kelenjar getah bening mediastinum (rongga dada sebelah kanan). Ia pun kembali mencari Profesor Wang.


Setelah memeriksa kondisinya, Profesor Wang mengusulkan pengobatan kombinasi antara CyberKnife dan imunoterapi untuk kelenjar getah bening mediastinum. CyberKnife tidak hanya menghancurkan tumor dengan presisi, tetapi juga dapat merangsang mekanisme kekebalan tubuh terhadap tumor. Jika dikombinasikan dengan imunoterapi, keduanya akan bekerja secara sinergis.


Kali ini, sang pria menghadapi situasi dengan lebih tenang. Ia percaya penuh bahwa dengan dukungan Profesor Wang Enmin dan kombinasi CyberKnife dengan imunoterapi, tumor pasti bisa dikalahkan. Tanpa ragu, ia kembali memilih pengobatan dengan CyberKnife. Setelah terapi selesai, ia menjalani 6 siklus imunoterapi lanjutan.


a503d7de-b133-4007-8f87-6e9fc1d29f67.png.jpg


Pada pengobatan yang kedua, kombinasi CyberKnife dan imunoterapi bekerja layaknya dua pedang yang menyatu—presisi dan sangat kuat. Lesi metastasis pada kelenjar getah bening mediastinum perlahan menghilang, dan sang pria lanjut usia kembali menyaksikan keajaiban dalam hidupnya.


·       Tumor paru-paru kiri untuk ketiga kalinya, CyberKnife kembali dikerahkan.

Waktu pun berlalu hingga tahun 2024. Meskipun tantangan baru muncul di paru-paru kiri, sang pria lanjut usia tidak lagi merasa takut, karena ia tahu bahwa ada CyberKnife, "pejuang" yang presisi, yang selalu siap melindunginya dalam perjuangan melawan penyakit.


Hasil PET-CT pada Agustus 2024 membawa tantangan sekaligus harapan. Tumor di paru-paru kanan dan mediastinum yang sebelumnya telah diobati dinyatakan telah mati sepenuhnya dan tidak aktif lagi. Namun, ditemukan tumor baru di paru-paru kiri, dan kali ini pun ia kembali menjalani pengobatan dengan terapi radiasi presisi menggunakan CyberKnife.


6dea85fa-3d5a-40ec-a298-285872390159.png.jpg


Hal ini tidak mengejutkan bagi sang pria lanjut usia, bahkan ia sudah cukup terbiasa menghadapinya. Setelah menjalani pengobatan, pria yang kini berusia 72 tahun itu merasa baik-baik saja, tanpa keluhan apa pun. Keberhasilan pengobatan CyberKnife untuk ketiga kalinya bukan hanya menjadi bukti keandalan teknologi ini, tetapi juga merupakan wujud nyata dari kemungkinan tak terbatas dalam perjuangan untuk mempertahankan hidup.


68bf5652-8e29-4ca2-bb59-6ae5a9c5e33a.png.jpg


Komentar Profesor Wang


efb6d367-a2ab-47e2-836a-e28f833898bb.png.jpg


Pasien lanjut usia yang menderita kanker paru perifer dapat memilih berbagai metode pengobatan, seperti operasi pengangkatan, terapi CyberKnife, atau ablasi frekuensi radio.


CyberKnife merupakan metode pengobatan non-invasif (tanpa pembedahan). Untuk pasien yang memiliki penyakit sistemik atau fungsi paru-paru yang buruk, CyberKnife memiliki keunggulan mutlak. Teknologi ini dilengkapi dengan sistem pelacakan real-time, sehingga area paru-paru normal yang terkena radiasi menjadi sangat kecil, dan meminalisir kerusakan pada jaringan paru-paru.


d100328b-49d5-49bd-80a7-75cf89d30e7b.png.jpg


Selain itu, CyberKnife memberikan dosis radiasi tinggi langsung ke tumor, yang mampu mengubah mikro-lingkungan tumor dan merangsang respons imun tubuh, sehingga meningkatkan fungsi kekebalan tubuh. Kombinasi CyberKnife dengan imunoterapi memberikan efek sinergis yang sangat kuat, dengan hasil “1+1=4”.


Jika muncul metastasis di bagian tubuh lain, pasien tetap bisa menjalani terapi CyberKnife, atau kombinasi dengan imunoterapi, atau juga dengan kemoterapi dosis rendah. Berdasarkan pengalaman kami, pasien kanker paru stadium lanjut (termasuk yang sudah menyebar ke otak) setelah menjalani terapi kombinasi CyberKnife, kemoterapi, atau imunoterapi, dapat memiliki harapan hidup hingga sekitar 5 tahun.


Untuk pasien lansia dengan kanker paru perifer, tujuan utama terapi CyberKnife adalah memperpanjang harapan hidup hingga 10 tahun.


Pria lanjut usia ini sendiri telah bertahan hidup selama 7 tahun 8 bulan setelah menjalani pengobatan dengan CyberKnife. Semoga beliau dapat mengalahkan kanker paru dan hidup lebih lama lagi.


Wang Enmin

Jabatan:
Kepala Ahli Onkologi Radiasi di Pusat Diagnosis dan Perawatan Presisi Onkologi Medis Foshan Chancheng
Gelar:
Kepala Dokter

Konsultasi Gratis

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251