Kanker esofagus

Gambaran umum kanker esofagus

Kanker esofagus adalah kanker yang terjadi di kerongkongan, yaitu saluran yang menghubungkan tenggorokan ke lambung. Pada tahap awal, penyakit ini sering tidak menimbulkan gejala yang jelas. Namun, jika ditangani dengan tepat, banyak pasien masih bisa hidup lama, bahkan berpeluang sembuh.

Pada tahun 2025, diperkirakan ada lebih dari 600.000 kasus baru di seluruh dunia. Karena gejalanya sering tidak terasa di awal, banyak pasien baru mengetahui penyakit ini saat sudah memasuki stadium menengah atau lanjut. Meski begitu, segera memeriksakan diri tetap sangat penting untuk meningkatkan peluang kesembuhan.

Di Tiongkok, jumlah kasus kanker esofagus sangat tinggi, yaitu sekitar 280.000 kasus baru setiap tahun, hampir setengah dari kasus di seluruh dunia. Di Fosun Health, banyaknya kasus ini membuat tim dokter memiliki pengalaman besar dalam menjaga fungsi kerongkongan, agar pasien tetap bisa makan dan berbicara dengan baik setelah pengobatan.

Setiap tahun, tim menangani ribuan kasus, termasuk operasi pengangkatan kanker, operasi robotik minimal invasif, tindakan endoskopi, serta terapi gabungan lainnya.

“Semakin banyak pengalaman, semakin tepat hasil pengobatan dan semakin baik fungsi yang bisa dipertahankan.”

Mengapa Memilih Fosun Health?

Setiap pengobatan kanker esofagus melibatkan operasi, obat, dan radioterapi. Berikut keunggulan kami yang membedakan:

Keunggulan 1: Menjaga Kemampuan Menelan dan Suara

“Apakah tumor bisa diangkat, tetapi saya masih bisa menelan dengan normal dan suara saya tidak menjadi serak?”

Tantangan: Esofagus berada di area dada yang sempit dan dekat dengan saraf penting yang mengatur suara dan menelan. Operasi di area ini memiliki risiko, seperti suara menjadi serak, sulit menelan, atau bahkan kehilangan suara.

Untuk tumor di bagian leher atau bagian atas esofagus, pasien sering diberitahu bahwa laring mungkin harus dikorbankan. Selain itu, setelah operasi, penyempitan di area sambungan juga bisa membuat makan dan menelan menjadi sulit.

Solusi dari Kami: Menjaga Fungsi Menelan dan Suara

Kami tidak menerima anggapan bahwa gangguan suara adalah efek samping yang tidak bisa dihindari.

•   Operasi robotik minimal invasif: Menggunakan robot medis dengan pandangan 3D yang jelas, dokter dapat mengangkat tumor dengan sangat hati-hati di area yang sempit, sambil tetap menjaga saraf yang mengatur suara. Pada banyak kasus, laring dapat tetap dipertahankan.

•   Pengangkatan melalui endoskopi (ESD/EMR): Untuk kanker stadium awal, tumor bisa diangkat melalui alat endoskopi tanpa operasi besar, tanpa sayatan, dan tanpa merusak fungsi menelan maupun saraf suara.

•   Teknik penyambungan esofagus: Menggunakan metode jahitan yang lebih aman untuk mengurangi risiko penyempitan setelah operasi, sehingga pasien tetap bisa menelan dengan lebih nyaman.

Manfaat bagi Pasien: Pengobatan kanker tidak selalu berarti kehilangan suara atau kemampuan menelan.Jika memungkinkan secara medis, kami berusaha mengangkat kanker sambil tetap menjaga suara tetap jernih dan proses menelan tetap normal.

Keunggulan 2: Saat Menelan Terhenti Penanganan Darurat Jalan Makan dan Napas

“Saya sudah tidak bisa menelan air liur. Kerongkongan saya tersumbat tumor. Saya lapar tapi juga sering tersedak. Apa yang bisa dilakukan sekarang?”

Tantangan: Kanker esofagus stadium lanjut bisa menyebabkan sumbatan total, sehingga pasien tidak bisa menelan makanan, minuman, bahkan air liur. Akibatnya pasien menjadi lemah karena kekurangan nutrisi dan berisiko terkena infeksi paru akibat makanan atau cairan masuk ke saluran napas. Pada kondisi tertentu, tumor juga bisa membuat saluran makan terhubung tidak normal dengan saluran napas, sehingga makanan bisa masuk ke paru-paru. Kondisi ini sangat berbahaya dan sering terjadi pada pasien yang sudah sangat lemah sehingga tidak bisa menjalani operasi besar.

Solusi dari Kami: Tindakan Darurat untuk Membuka Jalur Makan dan Menyelamatkan Kondisi

•   Pemasangan stent esofagus: Alat seperti tabung logam kecil dipasang melalui endoskopi untuk membuka sumbatan di kerongkongan, sehingga pasien bisa kembali makan dan minum. Jika ada hubungan abnormal ke saluran napas, dapat dipasang stent tambahan untuk menutup kebocoran dan melindungi paru-paru.

•   Pemasangan selang makan langsung ke lambung (PEG): Jika kerongkongan belum bisa dibuka, dibuat jalur makan langsung ke lambung melalui perut. Ini memungkinkan pasien tetap mendapatkan nutrisi tanpa melewati kerongkongan.

•   Kemoterapi langsung ke pembuluh darah tumor: Obat kemoterapi diberikan langsung ke pembuluh darah yang menuju tumor agar tumor lebih cepat mengecil dan sumbatan berkurang.

•   Dukungan nutrisi: Tim medis memberikan nutrisi khusus untuk membantu memperbaiki kondisi tubuh yang lemah akibat kanker.

Makna bagi Pasien: Saat tidak bisa makan karena kerongkongan tersumbat, kami dapat segera membuka jalur makan atau membuat jalur alternatif agar pasien tetap mendapatkan nutrisi. Tujuannya adalah mengembalikan kekuatan pasien agar bisa melanjutkan pengobatan kanker dengan lebih aman.

Keunggulan 3: Kekambuhan Tidak Perlu Operasi Dada Lagi

“Saya sudah pernah operasi esofagus. Sekarang kanker muncul lagi di bekas operasi atau di kelenjar dekat saluran napas. Saya tidak sanggup kalau harus operasi dada lagi. Apakah ada cara lain?”

Tantangan: Kanker yang muncul kembali setelah operasi, baik di area bekas sambungan, di kelenjar sekitar dada, atau di sekitar tulang selangka, sering membuat pasien sangat cemas.

Setelah operasi sebelumnya, di dalam dada biasanya sudah banyak jaringan parut, sehingga operasi ulang menjadi jauh lebih sulit dan berisiko tinggi. Banyak pasien juga sudah tidak cukup kuat untuk menjalani operasi besar lagi. Selain itu, bila kanker berada sangat dekat dengan saluran napas atau tulang belakang, biasanya dianggap sulit atau tidak mungkin dioperasi dengan cara biasa.

Solusi dari  Kami: Terapi Radiasi Presisi Tanpa Operasi

Kami menggunakan alat terapi radiasi sangat presisi M6 CyberKnife yang dapat menargetkan tumor dengan sangat tepat hingga skala sangat kecil, bahkan mengikuti pergerakan saat pasien bernapas.

Metode ini dapat digunakan untuk:

•   Kanker yang muncul kembali di area sambungan operasi

•   Kelenjar getah bening yang kembali membesar di dada atau tulang selangka

•   Tumor di dekat saluran napas atau esofagus

•   Penyebaran kecil ke hati, paru-paru, atau tulang

Kelebihan Utama:

•   Tidak perlu operasi ulang

•   Tidak perlu membuka dada kembali

•   Tidak merusak saluran pencernaan yang sudah diperbaiki

•   Tidak menghentikan pengobatan kanker yang sedang berjalan

•   Radiasi sangat fokus sehingga organ penting seperti jantung, saluran napas, dan saraf tetap aman

Hasil Terapi:

•   Kanker lokal yang kambuh bisa ditangani dalam 1–5 kali sesi tanpa rawat inap

•   Penyebaran kecil di organ lain bisa dihancurkan tanpa operasi

Manfaat bagi Pasien:Kanker yang kambuh setelah operasi tidak selalu berarti harus operasi besar lagi. Dengan terapi radiasi presisi, kanker bisa dikendalikan tanpa membuka dada kembali, sehingga pasien tetap bisa melanjutkan hidup dan pemulihan dengan lebih nyaman.

Keunggulan 4: Terapi Imun Terdepan untuk Kanker Esofagus Sel Skuamosa dan Terapi yang Sesuai dengan Profil Genetik

“Saya menderita kanker esofagus sel skuamosa. Apa terapi sistemik terbaik? Setelah obat pertama gagal, apa langkah berikutnya?”

Tantangan: Kanker esofagus sel skuamosa (ESCC) adalah jenis yang paling sering terjadi di Tiongkok. Terapi kemoterapi standar saja sering memberikan hasil yang terbatas.

Setelah terapi lini pertama (obat berbasis platinum dan fluorourasil) tidak berhasil, banyak pasien di beberapa wilayah menghadapi keterbatasan pilihan pengobatan, sehingga penyakit dapat cepat memburuk.

Solusi dari Kami: Pemimpin Terapi Imun Kanker Esofagus

Fosun Health berada di garis depan pengobatan kanker esofagus sel skuamosa dengan pendekatan imunoterapi modern yang sudah menjadi standar di Tiongkok.

Pilihan Terapi Utama

•   Terapi lini pertama (standar): Obat imunoterapi PD-1 seperti camrelizumab, sintilimab, toripalimab, dan lainnya dikombinasikan dengan kemoterapi terbukti memperpanjang harapan hidup dibanding kemoterapi saja. Metode ini sudah disetujui di Tiongkok dan direkomendasikan dalam pedoman klinis nasional.

•   Terapi sebelum operasi atau kuratif (neoadjuvan): Kombinasi imunoterapi dengan kemoradioterapi pada kanker stadium lanjut lokal dapat meningkatkan respons lengkap tumor, sehingga lebih banyak pasien memiliki peluang untuk menjalani operasi yang lebih konservatif atau mempertahankan organ.

•   Untuk kanker esofagus adenokarsinoma HER2 positif: Obat seperti trastuzumab deruxtecan (T-DXd) digunakan pada pasien yang sudah menjalani pengobatan sebelumnya, serta tersedia terapi antibodi HER2 generasi baru.

•   Untuk ekspresi EGFR tinggi: Terapi target EGFR dapat dikombinasikan dengan radioterapi atau kemoterapi untuk meningkatkan kontrol tumor lokal.

•   Jika terjadi resistensi (kegagalan terapi): Akses cepat ke uji klinis fase III memberikan pilihan obat generasi baru seperti kombinasi imunoterapi ganda, obat ADC baru, dan inhibitor TIGIT, yang biasanya tersedia lebih awal dibanding banyak negara lain.

Keunggulan Tambahan:

•   Biaya pengobatan lebih terjangkau, sekitar 30–50% dibanding negara Barat

•   Terapi disesuaikan dengan hasil tes genetik (NGS)

•   Ditangani oleh tim dokter berpengalaman dengan ribuan kasus kanker esofagus stadium lanjut

Manfaat bagi Pasien: Jika Anda menderita kanker esofagus sel skuamosa, Anda berada di wilayah dengan akses terapi imun paling maju saat ini. Profil tumor seperti PD-L1, HER2, atau EGFR bukan hanya hasil tes, tetapi menjadi panduan langsung untuk menentukan obat yang paling tepat, tersedia, dan dapat dijangkau saat ini.

Pendampingan Menyeluruh dan Akses Terapi Terbaru

Jalur Akses Uji Klinis Cepat

Ketika pengobatan standar sudah tidak efektif, kami terhubung langsung dengan database uji klinis fase III di Tiongkok.Dalam banyak kasus, akses ini bisa lebih cepat 3–5 tahun dibandingkan negara lain. Melalui pemeriksaan genetik (NGS), pasien dapat dicocokkan dengan uji klinis yang sesuai dengan mutasi tumornya, dengan pengawasan etika dan pemantauan medis yang ketat.

Terapi Terintegrasi dan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok digunakan bersamaan dengan terapi utama sebagai “pelindung fungsi esofagus”.

Peran utama:

•   Mengurangi efek samping: Melindungi lapisan esofagus, membantu mengurangi radang akibat radioterapi, mual akibat kemoterapi, kelelahan akibat kanker, serta mencegah penyempitan setelah operasi.

•   Meningkatkan efektivitas terapi: Beberapa formulasi dapat membantu meningkatkan respons tumor terhadap kemoterapi, radioterapi, atau imunoterapi.

•   Dukungan tambahan dengan akupunktur: Membantu mengatasi kesulitan menelan setelah operasi esofagus, refluks, mual, dan kelelahan.

Tujuan Utama: Menjaga fungsi menelan, mengurangi beban pengobatan, dan membantu pasien tetap memiliki energi yang cukup untuk menjalani seluruh siklus terapi sesuai rencana.

Keputusan Pengobatan oleh Tim Dokter Berbagai Spesialis

Setiap pasien kanker esofagus akan dibahas bersama oleh tim dokter dari berbagai bidang, yaitu dokter bedah dada, dokter endoskopi, dokter radiologi intervensi, dokter kanker, dokter radioterapi, dokter radiologi, dan dokter patologi.

Pengobatan kanker esofagus cukup kompleks, sehingga perlu banyak pertimbangan, seperti: apakah tumor bisa diangkat lewat endoskopi, perlu operasi minimal invasif, atau cukup dengan kemoterapi dan radioterapi; jenis operasi yang paling tepat; apakah fungsi suara (laring) bisa dipertahankan; apakah perlu terapi sebelum operasi atau langsung operasi; serta cara menangani komplikasi setelah operasi.

Tim dokter akan melakukan rapat dalam waktu 48 jam setelah semua hasil pemeriksaan lengkap tersedia. Rencana pengobatan tidak ditentukan oleh satu dokter saja, tetapi berdasarkan lokasi tumor, stadium penyakit, hasil pemeriksaan genetik, kondisi tubuh pasien, dan prioritas pasien, sehingga menghasilkan keputusan yang paling sesuai dan aman.

Kasus pasien dengan kanker kerongkongan

Diagnosis: adenokarsinoma esofagus bagian bawah stadium III.

Rencana pengobatan:

Pasien menjalani kemoradioterapi neoadjuvan yang dilanjutkan dengan operasi radikal kanker esofagus metode Ivor Lewis menggunakan teknik minimal invasif berbantuan robot Da Vinci. Radioterapi dilakukan dengan metode IMRT.

Setelah pengobatan:

Hasil patologi pascaoperasi menunjukkan kondisi yang baik. Pasien dipulangkan setelah menjalani perawatan inap selama 12 hari dan terus menjalani tindak lanjut rutin.

Silakan unggah seluruh data medis Anda, termasuk: hasil endoskopi esofagus dan laporan patologi, hasil pencitraan endoskopi ultrasound (EUS), CT dada–perut–panggul dengan kontras, laporan PET-CT, serta hasil tes genetik (NGS) seperti HER2, EGFR, dan MSI/dMMR.

Tim ahli MDT kanker esofagus dari Fosun Health akan melakukan evaluasi menyeluruh, dan dalam waktu 48 jam akan memberikan rencana awal pengobatan yang dipersonalisasi. Rencana ini mencakup kemungkinan mempertahankan esofagus, kelayakan pengangkatan melalui endoskopi, serta strategi terapi sebelum operasi untuk mengecilkan tumor.

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251