Pendekatan diagnosis terpadu kami bertujuan untuk menjawab tiga pertanyaan utama: “Apakah tumor menghasilkan hormon secara berlebihan? seberapa besar ukurannya? dan apakah ada saraf atau jaringan di sekitarnya yang tertekan?”
Pemeriksaan meliputi prolaktin, hormon pertumbuhan, IGF-1, ACTH, kortisol, TSH, FT4 (tiroksin bebas), FSH, LH, serta testosteron/estradiol.
Pemeriksaan ini membantu membedakan tumor yang aktif menghasilkan hormon dan yang tidak aktif.
MRI dengan kontras dan irisan tipis digunakan untuk melihat ukuran tumor secara jelas, apakah tumor menyebar ke sinus kavernosus, menekan pembuluh darah besar, atau penekanan pada saraf penglihatan.
Digunakan untuk menilai sejauh mana gangguan pada saraf penglihatan.
Pemeriksaan ini juga menjadi data dasar penting untuk pemantauan setelah terapi.
Dilakukan pemeriksaan menyeluruh pada penglihatan serta fungsi hormon tubuh secara lengkap untuk menentukan kondisi pasien secara menyeluruh.