Meningioma

Gambaran Umum Meningioma

Meningioma adalah tumor yang berasal dari meninges, yaitu selaput yang melindungi otak dan sumsum tulang belakang. Sebagian besar meningioma bersifat jinak (derajat I), tetapi sebagian dapat bersifat atipikal (derajat II) atau ganas (derajat III). Meningioma merupakan jenis tumor primer yang paling sering ditemukan di dalam rongga tengkorak.

Secara global, meningioma menyumbang sekitar 37% dari seluruh tumor primer sistem saraf pusat. Banyak meningioma tidak menimbulkan gejala selama bertahun-tahun dan sering kali ditemukan secara tidak sengaja saat pasien menjalani pemeriksaan pencitraan otak untuk keperluan lain.

Di Tiongkok, setiap tahun terdapat puluhan ribu kasus baru meningioma. Banyaknya kasus yang ditangani telah memberikan pengalaman yang mendalam bagi tim bedah saraf dan bedah radiosurgi dalam menangani tumor yang kompleks, terutama yang berada di dasar tengkorak dan di sekitar sinus sagital. Pada kasus-kasus seperti ini, ketepatan hingga tingkat milimeter dapat sangat memengaruhi hasil pengobatan. Di Fosun Health: "Semakin banyak kasus yang ditangani, semakin tinggi ketepatan kami dalam melindungi otak yang berada di bawah selaput otak."

Mengapa Memilih Fosun Health?

Banyak pusat bedah saraf dapat mengangkat meningioma yang berada di permukaan otak. Namun, berikut adalah keunggulan yang membedakan Fosun Health:

Kemampuan 1: Pengobatan Tanpa Operasi dengan CyberKnife

"Saya memiliki meningioma kecil yang tumbuh lambat. Dokter mengatakan belum perlu operasi atau risikonya terlalu tinggi. Apakah ada cara untuk menghentikannya tanpa operasi terbuka?"

Tantangan: Banyak meningioma ditemukan saat ukurannya masih kecil. Pada kondisi ini, pasien sering masih bisa merasa baik, tetapi mungkin berusia lanjut, memiliki kondisi kesehatan tertentu, atau tidak ingin menjalani operasi otak. Dalam beberapa kasus, dokter hanya menyarankan pemantauan, tetapi hal ini bisa menimbulkan kecemasan karena tumor tetap ada di dalam otak. Selain itu, risiko operasi bisa lebih besar dibandingkan manfaatnya pada tumor yang kecil dan tumbuh lambat.

Solusi dari kami: CyberKnife M6, yaitu terapi radiasi presisi tinggi (bedah radiosurgi), untuk menanganinya tanpa operasi terbuka.

•   Terapi dengan tujuan kuratif: CyberKnife memberikan radiasi dengan presisi submilimeter (0,1 mm) ke meningioma dalam 1–5 kali sesi terapi. Tumor menerima dosis radiasi yang merusak, sementara jaringan otak di bawahnya hampir tidak terkena radiasi. Pada meningioma derajat I, tingkat kontrol tumor hingga 10 tahun lebih dari 90%, pada kasus yang dipilih dengan ketat, hasilnya dapat setara atau bahkan melampaui operasi.

•   Noninvasif dan dapat dilakukan rawat jalan: Tidak ada sayatan, tidak perlu anestesi, dan tidak memerlukan perawatan ICU. Pasien dapat langsung pulang dan kembali beraktivitas normal setelah terapi.

•   Pilihan yang cocok untuk tumor kecil atau tumbuh lambat: Untuk meningioma berukuran <3 cm, terutama pada pasien usia di atas 60 tahun atau dengan penyakit penyerta, SRS memberikan terapi yang pasti tanpa komplikasi operasi terbuka.

•   Untuk lokasi tumor yang sulit dijangkau operasi: Meningioma di sinus kavernosus, daerah petroklival, foramen magnum, atau selubung saraf optik sering dianggap sulit atau tidak mungkin dioperasi. CyberKnife dapat menargetkan tumor secara presisi tanpa perlu membuka tengkorak.

Yang perlu di ketahui: Diagnosis meningioma tidak selalu berarti harus menjalani operasi. Pada banyak kasus, beberapa sesi terapi radiosurgi yang presisi dapat membantu mengendalikan tumor dalam jangka panjang tanpa perlu operasi terbuka.

Kemampuan 2: Area Tumor Sulit atau Berisiko Tinggi untuk Operasi pada Dasar Tengkorak dan Saraf Penting

"Meningioma saya berada di sekitar saraf penglihatan, di sinus kavernosus, atau menekan batang otak. Semua dokter bedah mengatakan operasi terlalu berisiko. Apakah masih ada pilihan lain?"

Tantangan: Beberapa meningioma tumbuh di lokasi yang sangat sulit dijangkau oleh operasi. Di area sinus kavernosus terdapat pembuluh darah besar (arteri karotis) dan saraf yang mengontrol gerakan mata. Di area dekat batang otak, setiap tindakan operasi memiliki risiko tinggi. Jika mengenai saraf penglihatan, penglihatan pasien bisa terancam. Pada lokasi-lokasi ini, operasi dapat menimbulkan risiko serius seperti kebutaan, stroke, atau kelumpuhan.

Solusi dari kami: CyberKnife M6, yaitu terapi radiasi presisi tinggi (bedah radiosurgery), digunakan untuk menangani tumor di area yang berisiko tinggi tersebut.

•   Meningioma sinus kavernosus: CyberKnife memberikan radiasi dosis tinggi yang terfokus pada tumor, sementara struktur penting di sekitarnya seperti arteri karotis interna, saraf penggerak mata, dan kelenjar hipofisis hanya terkena dosis sangat rendah. Dengan cara ini, tumor dapat dikendalikan sambil tetap menjaga gerakan mata dan fungsi hormon tubuh.

•   Area petroklival dan fossa posterior: Pada tumor yang menekan batang otak atau otak kecil, ketepatan hingga 0,1 mm membantu meminimalkan paparan radiasi pada batang otak, sementara tumor tetap mendapatkan dosis pengobatan yang optimal. Hal ini membantu menghindari komplikasi berat pada fungsi saraf, termasuk gangguan menelan.

•   Selubung saraf optik: Pada tumor yang mengancam penglihatan, CyberKnife dapat menargetkan tumor dengan tetap menjaga dosis pada saraf penglihatan di bawah batas aman. Pada banyak kasus, penglihatan dapat dipertahankan atau bahkan membaik.

•   Foramen magnum (lubang oksipital): Tumor di area ini berada di pertemuan antara otak dan sumsum tulang belakang. CyberKnife memungkinkan pengobatan tanpa operasi terbuka, sehingga dapat menghindari risiko tinggi seperti kecacatan berat atau kematian akibat operasi.

Yang perlu diketahui: Meningioma yang berada di area “sulit atau tidak aman untuk operasi” bukan berarti tidak dapat diobati atau hanya perlu dipantau. Tumor tersebut tetap dapat ditangani dengan tujuan mengendalikan penyakit sambil menjaga fungsi saraf dan pembuluh darah yang penting untuk kualitas hidup.

Kemampuan 3: Penanganan Meningioma Kambuh Tanpa Operasi Ulang

"Meningioma saya pernah diangkat beberapa tahun lalu, tetapi kini tumbuh kembali. Saya tidak ingin menjalani operasi otak lagi. Apakah ada cara lain untuk mengobati kekambuhan ini tanpa operasi ulang?"

Tantangan: Meningioma dapat muncul kembali beberapa tahun bahkan puluhan tahun setelah operasi, terutama pada jenis atipikal (derajat II) atau ganas (derajat III), atau pada kasus yang sebelumnya tidak bisa diangkat seluruhnya karena lokasi yang sulit. Operasi ulang biasanya menjadi lebih sulit karena adanya jaringan parut, sehingga struktur otak lebih sulit dibedakan dan risiko cedera saraf menjadi lebih tinggi. Akibatnya, sebagian pasien dinyatakan tidak lagi aman untuk menjalani operasi ulang.

Solusi dari kami: CyberKnife M6 digunakan sebagai pilihan terapi utama untuk menangani meningioma yang kambuh tanpa perlu operasi ulang.

•   Kekambuhan setelah operasi: Jika tumor muncul kembali di bekas area operasi atau di sepanjang dural tail, CyberKnife dapat memberikan radiasi terfokus langsung ke area tumor tanpa perlu membuka jaringan parut. Metode ini sangat membantu terutama pada kekambuhan derajat II/III yang jika dioperasi ulang memiliki risiko komplikasi tinggi.

•   Kekambuhan setelah radioterapi: Pada pasien yang sudah pernah menjalani radioterapi tetapi tumor kembali muncul, CyberKnife dapat menargetkan area kecil yang kambuh dengan sangat presisi. Hal ini membantu menjaga agar paparan radiasi pada jaringan penting di sekitarnya seperti batang otak, saraf penglihatan, dan kelenjar hipofisis tetap aman.

•   Sisa tumor setelah operasi tidak lengkap: Jika pada operasi sebelumnya tumor hanya dapat diangkat sebagian (sekitar 80–90%) karena berada dekat struktur penting, CyberKnife dapat digunakan untuk mengobati sisa tumor tanpa perlu operasi ulang.

•   Kekambuhan berulang: Pada beberapa pasien, tumor dapat kembali muncul beberapa kali dalam jangka panjang. CyberKnife dapat digunakan kembali setiap kali ada kekambuhan karena tidak memerlukan operasi, sehingga membantu pengelolaan jangka panjang dengan risiko yang lebih rendah.

Yang perlu diketahui: Kekambuhan tidak selalu berarti harus menjalani operasi lagi. Baik terjadi sekali maupun berulang, CyberKnife memberikan pilihan pengobatan tanpa operasi yang dapat diulang dan membantu menjaga kualitas hidup pasien.

Dukungan Pengobatan Menyeluruh dan Akses ke Terapi Modern

Akses Cepat ke Uji Klinis

Jika pengobatan standar sudah tidak lagi efektif, terutama pada meningioma derajat II atau III, pasien dapat memperoleh akses ke berbagai uji klinis fase III yang tersedia di Tiongkok. Uji klinis ini mencakup obat target baru yang bekerja pada PDGFR, VEGFR, dan EGFR, terapi hormon seperti mifepristone untuk tumor yang memiliki reseptor progesteron positif, serta metode baru dalam terapi radiasi dengan pengaturan dosis yang lebih maju. Banyak terapi ini tersedia lebih awal, sekitar 3–5 tahun dibandingkan di banyak negara lain. Hasil pemeriksaan NGS (Next-Generation Sequencing) digunakan untuk mencocokkan pasien dengan uji klinis yang paling sesuai dengan karakteristik tumor. Seluruh proses dilakukan dengan persetujuan etis dan pengawasan medis yang ketat.

Onkologi Integratif dan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan Tradisional Tiongkok (TCM) digunakan bersamaan dengan terapi utama sebagai pendukung untuk membantu menjaga fungsi saraf dan mengurangi gejala

•   Mengurangi efek samping pengobatan: Membantu mengendalikan pembengkakan di sekitar tumor dan sakit kepala, mengurangi kelelahan akibat radioterapi, menjaga kejernihan berpikir, serta membantu meredakan gejala pemulihan setelah operasi atau terapi radiosurgi (SRS).

•   Meningkatkan efektivitas: Sediaan yang dipilih secara khusus dapat membantu meningkatkan toleransi terhadap berbagai jenis pengobatan serta mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh.

•   Akupunktur dapat membantu meredakan sakit kepala, pusing, kekakuan leher, serta kecemasan yang berkaitan dengan pengobatan.

Tujuannya: menjaga fungsi saraf, mengurangi gejala yang dirasakan, dan mempertahankan kualitas hidup dalam jangka panjang, bahkan dalam pengelolaan penyakit selama bertahun-tahun hingga puluhan tahun.

Keputusan Terpadu oleh Tim Multidisiplin

Setiap kasus meningioma ditinjau oleh tim multidisiplin yang terdiri dari ahli bedah saraf (operasi terbuka dan endoskopi), ahli onkologi radiasi (terapi CyberKnife SRS), ahli radiologi saraf, ahli patologi, ahli neurologi (penanganan kejang dan gejala), ahli neuro-oftalmologi (jika saraf penglihatan terlibat), serta spesialis kedokteran integratif.

Pengambilan keputusan pada meningioma cukup kompleks, mencakup: apakah perlu observasi atau pengobatan, memilih antara operasi atau terapi radiosurgery (SRS), menentukan waktu penanganan yang tepat, penanganan meningioma derajat II/III, serta perencanaan pemantauan jangka panjang.

Tim multidisiplin (MDT) akan berdiskusi dalam waktu 48 jam. Rencana pengobatan disusun berdasarkan lokasi tumor, ukuran, derajat keganasan, gejala, usia, penyakit penyerta, serta prioritas dan kondisi masing-masing pasien.

kasus pasien

Diagnosis: Tumor pada sinus kavernosus (cavernous sinus), dengan kemungkinan jenis tumor berupa meningioma atau hemangioma kavernosa (cavernous hemangioma).

Rencana pengobatan:

Tahap pertama: Pasien akan menjalani terapi CyberKnife sebanyak empat sesi penyinaran. Setelah itu, kondisi dan respons tumor terhadap pengobatan akan dipantau melalui pemeriksaan serta evaluasi berkala. Jika hasil pemantauan menunjukkan bahwa ukuran tumor telah menyusut secara signifikan, terapi CyberKnife akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.

Hasil evaluasi setelah 2 tahun, pemeriksaan MRI ulang menunjukkan bahwa volume tumor telah mengecil sebesar 80%.

Tahap kedua:

Selanjutnya, sisa tumor yang masih ada menjalani terapi CyberKnife tahap kedua. Seperti ditunjukkan pada gambar di bawah, dilakukan penyinaran CyberKnife dengan dosis rendah untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan melindungi saraf optik (saraf penglihatan).

b7f29581-4118-4143-bf79-f4365a6325b8.png.jpg

Hasil evaluasi setelah 2 tahun, pemeriksaan MRI ulang menunjukkan bahwa volume tumor telah mengecil sebesar 80%.

Tahap kedua:

Selanjutnya, sisa tumor yang masih ada menjalani terapi CyberKnife tahap kedua. Seperti ditunjukkan pada gambar di bawah, dilakukan penyinaran CyberKnife dengan dosis rendah untuk mengurangi risiko kerusakan otak dan melindungi saraf optik (saraf penglihatan).

Dua tahun kemudian, dilakukan terapi CyberKnife kedua

Dua tahun kemudian, dilakukan terapi CyberKnife kedua



Setelah terapi CyberKnife kedua, pasien tidak mengalami keluhan atau ketidaknyamanan apa pun dan tetap menjalani pemantauan serta pemeriksaan tindak lanjut secara berkala.

Hasil pengobatan:

Enam tahun setelah terapi CyberKnife, volume tumor telah mengecil sebesar 95%.

ad5f538b-b74e-4919-8254-be186063a43c.png.jpg

Tiga belas tahun setelah menjalani terapi CyberKnife, tumor pasien hampir sepenuhnya menghilang.

Pasien diminta mengunggah MRI otak dengan kontras, CT scan tulang tengkorak (bone window), laporan operasi dan hasil patologi sebelumnya (jika ada), serta deskripsi gejala saat ini. Tim MDT meningioma Fosun Health akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan rencana awal pengobatan yang dipersonalisasi dalam waktu 48 jam, termasuk penilaian kelayakan CyberKnife SRS, pilihan terapi operasi atau non-operasi, serta rencana pemantauan jangka panjang.

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251