Gejala dan Tanda Peringatan Kanker Nasofaring
Kanker nasofaring sering disebut sebagai “tumor yang diam” karena gejala awalnya samar dan mudah disalahartikan sebagai flu biasa atau alergi. Jangan menunggu sampai benjolan membesar atau perdarahan semakin parah sebelum memeriksakan diri. Jika Anda mengalami salah satu gejala berikut selama lebih dari dua minggu, segera lakukan pemeriksaan ke dokter spesialis.
| Gejala | Tanda Peringatan |
|---|---|
Dahak atau air liur bercampur darah | Saat membersihkan tenggorokan di pagi hari, terlihat sedikit darah pada air liur atau dahak, terutama setelah mengeluarkan lendir dari hidung ke tenggorokan. |
| Hidung tersumbat sebelah | Salah satu sisi hidung terasa tersumbat terus-menerus dan tidak membaik meskipun sudah minum obat alergi. |
| Gangguan pada telinga | Pendengaran berkurang pada satu telinga, telinga terasa penuh atau berdenging, atau sering mengalami infeksi telinga. |
| Benjolan di leher | Benjolan tanpa rasa sakit di bagian atas leher yang semakin membesar dan tidak hilang dalam waktu lama. |
| Sakit kepala berkepanjangan | Sakit kepala pada satu sisi yang terus muncul, terutama di area pelipis atau bagian atas kepala, dan tidak membaik dengan obat biasa. |
| Penglihatan ganda atau wajah terasa kebas | Penglihatan menjadi kabur atau berbayang, kelopak mata turun, atau muncul rasa kebas pada wajah. |
| Gejala umum lainnya | Berat badan turun tanpa sebab jelas, tubuh terasa lelah terus-menerus, atau demam ringan yang tidak kunjung hilang. |
Kelompok Berisiko Tinggi:
Jika Anda berasal dari Tiongkok Selatan atau Asia Tenggara, memiliki riwayat keluarga kanker nasofaring, hasil antibodi EBV positif, atau sering mengkonsumsi ikan asin maupun makanan yang diawetkan, maka pemeriksaan rutin berupa tes serologi EBV dan nasofaringoskopi dapat membantu mendeteksi tumor pada tahap awal ketika tingkat kesembuhannya dapat melebihi 90%.