Tumor Otak yang Tidak Bisa Dioperasi: Bisakah CyberKnife Mengobati Secara Non-Invasif dan Tepat Sasaran?

2025-08-13

Tumor otak sangat berbahaya, namun CyberKnife mampu menghancurkan sel kanker secara non-invasif dan presisi.

Seperti yang kita ketahui, jaringan otak sangat halus dan kompleks, dengan letak yang khusus. Lokasi tumor sering kali sulit dijangkau dan sulit diobati. Mengangkat tumor secara tuntas melalui operasi sangat sulit dilakukan, dan juga berisiko menimbulkan masalah seperti sisa tumor atau kekambuhan.


6ea0c9c9-054d-4a56-8c82-f91e03be1532.png.jpg

CyberKnife Foshan untuk Pengobatan Tumor Otak


Berdasarkan lebih dari 20 tahun bukti klinis, CyberKnife telah membantu sekitar 90.000 pasien tumor otak dan metastasis otak.

Ketika operasi tidak memungkinkan atau radioterapi kedua tidak dapat dilakukan, CyberKnife menjadi pilihan terapi alternatif yang unggul dan efektif.

CyberKnife mampu memberikan penyinaran dengan presisi sub-milimeter, mengantarkan dosis optimal, dan di bawah panduan citra medis secara real-time untuk menghindari area sensitif otak serta jaringan sehat. Hal ini memaksimalkan perlindungan jaringan otak yang sehat, dan seluruh proses dilakukan tanpa sayatan, tanpa rasa sakit, dan tanpa anestesi.


90128872-d4bb-4706-a55c-0fa59f36cee4.png.png

Proses Pengobatan Tumor Otak dengan CyberKnife di Foshan


Pasien hanya perlu berbaring di ranjang perawatan, setiap sesi penyinaran berlangsung sekitar 30 menit. Hanya diperlukan 3–5 kali penyinaran, sehingga pengobatan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari satu minggu. Perawatan dilakukan rawat jalan, pasien dapat langsung pulang setelah sesi selesai.


7d5fede1-b73f-4a74-9374-b8e0af4f2cbc.png.png

Perbandingan Metode Fiksasi Kepala pada Pengobatan Tumor Otak dengan CyberKnife


CyberKnife Memiliki Keunggulan Tak Tertandingi dalam Mengobati Tumor Otak dan Metastasis Otak:


Pusat CyberKnife

Berbagi kasus nyata pengobatan tumor otak

Kasus 1

♦ Adenokarsinoma paru stadium lanjut, metastasis ke struktur garis tengah otak, tidak dapat dioperasi

♦ Radioterapi presisi dengan CyberKnife (6 Gy × 5 fraksi)

♦ Sebelum radioterapi, pasien tidak sadar; setelah terapi, kesadaran pulih; 3 bulan setelah terapi, pasien sadar dan mampu merawat diri sendiri


dc764636-374a-4540-b515-9267573fcadb.png.png


Kasus 2

♦ Adenokarsinoma paru kanan (CT2N3M1c dengan metastasis ke otak dan kelenjar adrenal, stadium IVb), tidak memiliki mutasi gen pendorong, PDL1 TPS 2%

♦ Lansia berusia 82 tahun, tidak memungkinkan untuk menjalani operasi


73e7ed93-879e-43e3-8e2c-3109ed7e6b68.png.png

3c283f3d-c541-4fd4-bae1-d03c5ea8d571.png.png


♦ Setelah radioterapi presisi terhadap metastasis di otak kecil, hasil pemeriksaan ulang 4 bulan kemudian menunjukkan tumor hilang sepenuhnya tanpa gejala sisa

Kasus 3

♦ Glioblastoma multiforme: glioblastoma multifokal pada kedua lobus parietal dan korpus kalosum, tipe IDH liar, tanpa kodelesi 1p/19q

♦ Tumor besar dan menyebar di kedua sisi, operasi sulit dilakukan

♦ CyberKnife digunakan untuk penghancuran tumor presisi, disertai kemoterapi dengan temozolomide secara bersamaan dan tambahan

7 bulan setelah radioterapi, tumor mengalami regresi yang sangat signifikan

Kasus 4

♦ Kanker nasofaring yang kambuh dan berkembang setelah pengobatan kombinasi, menyebar hingga ke batang otak

♦ Pasien mengalami pusing berat, kelelahan, dan gangguan berjalan; tidak memungkinkan untuk operasi atau radioterapi konvensional

Setelah menjalani radioterapi CyberKnife, pasien dapat bangun dan berjalan pada hari yang sama

♦ 3 bulan setelah terapi, MRI kontrol menunjukkan ukuran tumor mengecil, dan kondisi pasien relatif stabil

dbda8f95-f853-48b2-87f8-756563447c97.png.png

Search keywords: CyberKnife Robot Bedah Da Vinci
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 81119968887
+62 81128741696