Di Fosun Health, diagnosis leukemia tidak hanya sekadar “menemukan sel kanker”, tetapi juga memahami karakteristik biologis kanker darah pada setiap pasien secara spesifik untuk menentukan terapi yang paling tepat. Jalur diagnosis yang cepat ini dapat memberikan hasil dalam hitungan hari, bukan minggu
Pemeriksaan darah lengkap dapat menunjukkan kelainan pada jumlah sel darah putih, sel darah merah, atau trombosit. Jika hasilnya mencurigakan, pasien akan segera dilanjutkan ke pemeriksaan konfirmasi.
Ini merupakan pemeriksaan utama untuk memastikan diagnosis leukemia. Sampel kecil sumsum tulang diambil dengan jarum halus dari tulang panggul, biasanya dengan anestesi lokal dan hanya membutuhkan beberapa menit. Hasil pemeriksaan ini menunjukkan jenis leukemia (ALL, AML, CLL, CML), persentase sel blast, serta bentuk sel darah.
Pemeriksaan ini menganalisis penanda khusus di permukaan sel leukemia untuk menentukan jenis atau subtipe penyakit dengan lebih akurat. Hasil pemeriksaan ini membantu dokter membedakan apakah leukemia bersifat akut atau kronis, serta berasal dari sel B atau sel T. Informasi ini penting untuk menentukan pengobatan awal yang paling sesuai bagi pasien.
Melalui analisis kromosom dan pemeriksaan NGS, dokter dapat mendeteksi mutasi gen tertentu seperti BCR-ABL, FLT3, IDH1/2, NPM1, CEBPA, TP53, serta kelainan kromosom seperti translokasi atau delesi. Hasil ini sangat penting untuk menentukan prognosis serta membantu pemilihan terapi target, imunoterapi (seperti CAR-T), atau transplantasi sel punca dari donor.