Kanker kolorektal

Gambaran umum kanker kolorektal

Kanker kolorektal adalah kanker yang berasal dari lapisan dalam usus besar atau rektum. Penyakit ini berkembang secara perlahan dan biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Di seluruh dunia, terdapat lebih dari 1,9 juta kasus baru setiap tahun. Karena pada tahap awal sering tidak menimbulkan gejala yang jelas, banyak pasien baru mengetahui penyakitnya saat sudah tidak berada pada tahap awal. Namun, jika ditangani dengan cepat, peluang untuk sembuh masih terbuka. Oleh karena itu, memeriksakan diri sejak dini sangat penting.

Di Tiongkok, terdapat sekitar 550.000 kasus baru setiap tahun, atau hampir 30% dari total kasus di dunia. Banyaknya kasus ini membuat tenaga medis memiliki pengalaman tinggi, terutama dalam dua hal penting: operasi kanker rektum yang tetap mempertahankan fungsi anus, serta perawatan stoma (saluran buatan) yang optimal jika memang diperlukan, baik sementara maupun permanen.

Di Fosun Health, tim spesialis kolorektal menangani ribuan kasus setiap tahun, termasuk operasi yang kompleks seperti kanker rektum bagian bawah dan operasi yang melibatkan lebih dari satu organ.

“Semakin banyak pengalaman, semakin tepat penanganannya, dan semakin baik perawatan yangdiberikan.”

Mengapa Memilih Fosun Health?

Setiap penanganan kanker kolorektal umumnya melibatkan operasi, obat-obatan, dan radioterapi.

Berikut adalah keunggulan khusus yang kami miliki:

Keunggulan 1: Mempertahankan Fungsi Anus dan Kualitas Hidup

“Saya didiagnosis kanker rektum. Apakah saya akan kehilangan anus dan harus menggunakan kantong stoma seumur hidup? Apakah saya akan mengalami inkontinensia?”

Tantangan: Bagi banyak pasien kanker rektum, ketakutan terbesar bukan hanya kematian, tetapi kehilangan fungsi anus dan harus menggunakan stoma permanen, atau mengalami sindrom pasca operasi seperti LARS (frekuensi buang air besar tinggi, rasa tidak tuntas, hingga inkontinensia).

Jika tumor berada di bagian bawah rektum, banyak pasien diberitahu bahwa stoma permanen tidak dapat dihindari. Dalam kondisi darurat seperti sumbatan usus, operasi segera sering kali berujung pada pembuatan stoma tanpa persiapan optimal.

Solusi dari Kami: Tiga Pendekatan Terpadu untuk Menjaga Fungsi Buang Air Besar dan Kualitas Hidup

Pendekatan A: Operasi Robotik Preservasi Anus

Dengan bantuan robot Da Vinci, dokter mendapatkan tampilan 3D yang diperbesar hingga 10 kali dan alat bedah yang sangat stabil.

Operasi dilakukan dengan presisi tinggi untuk mengangkat tumor secara menyeluruh, sekaligus mempertahankan saraf penting yang mengontrol fungsi buang air besar, buang air kecil, dan fungsi seksual.

Bahkan pada tumor rektum bagian bawah, peluang mempertahankan anus tetap dimaksimalkan dan risiko gangguan fungsi pasca operasi dapat dikurangi.

Pendekatan B: Terapi Intervensi untuk Menurunkan Stadium Tumor

Pada kasus tumor yang sudah lanjut dan sulit langsung dilakukan operasi preservasi anus, obat kemoterapi dengan konsentrasi tinggi diberikan langsung ke pembuluh darah yang menuju tumor.

Metode ini dikombinasikan dengan teknik embolisasi (D-TACE) untuk mengecilkan tumor secara signifikan.

Setelah 1–3 kali terapi, banyak pasien yang awalnya harus menjalani stoma permanen menjadi memiliki peluang untuk operasi dengan mempertahankan anus.

Pendekatan C: Pemasangan Stent untuk Kondisi Darurat

Jika terjadi sumbatan usus akut, dilakukan pemasangan stent logam melalui kolonoskopi untuk membuka saluran usus yang tersumbat.

Cara ini dapat menghindari operasi darurat dan pembuatan stoma sementara, serta memberikan waktu untuk pemeriksaan lengkap dan perencanaan pengobatan yang lebih optimal.

Manfaat bagi Pasien: Kanker rektum bagian bawah tidak selalu berarti harus menggunakan stoma seumur hidup. Dengan pendekatan yang tepat baik melalui operasi robotik, terapi intervensi untuk mengecilkan tumor, maupun pemasangan stent darurat tujuan utama kami adalah mempertahankan fungsi buang air besar secara alami dan kualitas hidup pasien.

Keunggulan 2: Metastasis ke Hati Bukan Akhir

“Kanker kolorektal saya sudah menyebar ke hati. Apakah ini berarti tidak ada harapan?”

Tantangan: Hingga 50% pasien kanker kolorektal mengalami penyebaran ke hati. Diagnosis ini sering terasa menakutkan. Namun, sebenarnya metastasis ke hati pada kanker kolorektal termasuk salah satu jenis metastasis yang paling dapat ditangani—jika ditangani oleh tim yang tepat dengan metode yang sesuai.

Solusi dari Kami: Pendekatan Terpadu untuk Berbagai Kondisi Metastasis Hati:

•   Ablasi dengan panduan pencitraan: Untuk 1–3 lesi kecil di hati, dilakukan ablasi menggunakan radiofrekuensi, gelombang mikro, atau pembekuan melalui jarum dengan ketelitian tinggi. Prosedur ini tidak memerlukan sayatan besar dan tidak mengangkat jaringan hati yang sehat. Jika dikombinasikan dengan terapi sistemik, pasien dapat mencapai kondisi tanpa tanda penyakit (NED).

•   Terapi intervensi melalui arteri hati: Untuk lesi yang lebih banyak atau berukuran besar, digunakan metode seperti TACE, D-TACE, atau HAIC. Obat diberikan langsung melalui pembuluh darah ke tumor dengan konsentrasi tinggi—hingga 50–100 kali lebih tinggi dibandingkan kemoterapi biasa—sehingga jaringan hati sehat dapat tetap terlindungi.

•   Radioterapi presisi (CyberKnife): Untuk tumor yang berada di lokasi sulit dioperasi, seperti dekat pembuluh darah besar atau bagian hati yang dalam, digunakan radioterapi dengan akurasi tinggi hingga 0,1 mm. Radiasi diarahkan dari berbagai sudut untuk menghancurkan tumor tanpa merusak jaringan hati di sekitarnya.

Manfaat bagi Pasien: Metastasis kanker kolorektal ke hati bukanlah akhir dari pengobatan, melainkan kondisi yang masih dapat ditangani.Berdasarkan ukuran, jumlah, dan lokasi tumor di hati, berbagai metode dapat digunakan untuk menghancurkan tumor baik dengan membakar, membekukan, menghentikan suplai darahnya, atau radioterapi presisi sering kali dikombinasikan dengan terapi sistemik untuk membantu mencapai kondisi bebas tumor dalam jangka panjang.

Keunggulan 3: Kekambuhan Tidak Selalu Berarti Operasi Besar

“Kanker saya kambuh di panggul, di area sambungan usus (anastomosis), atau di kelenjar getah bening. Apakah saya harus menjalani operasi besar lagi?”

Tantangan: Kekambuhan di area panggul, kelenjar getah bening, atau penyebaran terbatas ke paru-paru atau tulang dapat memengaruhi keberhasilan pengobatan dan kualitas hidup.

Operasi ulang di area perut memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi, waktu pemulihan yang lebih lama, dan berisiko merusak organ di sekitarnya seperti usus, kandung kemih, dan pembuluh darah. Bahkan, banyak pasien tidak lagi memenuhi syarat untuk menjalani operasi kedua.

Solusi dari Kami: Radioterapi Presisi Tanpa Operasi. Dengan teknologi M6 CyberKnife, dilakukan radioterapi presisi tinggi dengan akurasi hingga 0,1 mm. Sistem ini dapat mengikuti pergerakan tumor secara real-time dan mengarahkan radiasi dari ribuan sudut untuk menghancurkan tumor secara tepat.

Digunakan untuk menangani:

•   Kekambuhan di panggul atau di area sambungan usus setelah operasi

•   Kekambuhan pada kelenjar getah bening

•   Penyebaran terbatas (metastasis) ke tulang atau paru-paru

Prosedur ini sepenuhnya non-invasif, tanpa sayatan, tanpa perdarahan, tidak menyebabkan perlengketan jaringan, dan tidak mengganggu pengobatan lain yang sedang berjalan. Selain itu, radiasi dirancang untuk melindungi organ penting di sekitarnya seperti kandung kemih, usus halus, dan usus besar yang sehat.

Manfaat bagi Pasien: Hasil pemeriksaan yang menunjukkan kekambuhan tidak selalu berarti harus menjalani operasi besar kembali. Dengan terapi ini, lesi yang kambuh dapat ditangani melalui 1–5 kali tindakan rawat jalan, tanpa harus menghentikan kemoterapi atau terapi target yang sedang dijalani.

Keunggulan 4: Setelah Kemoterapi Standar Tidak Efektif—Akses dan Keterjangkauan Terapi Sistemik

“FOLFOX dan FOLFIRI sudah tidak lagi efektif. Apa langkah selanjutnya? Apakah saya mampu menjalani pengobatan selama bertahun-tahun?”

Tantangan: Kanker kolorektal metastatik memerlukan pengobatan bertahap (multi-line). Kemoterapi berbasis oksaliplatin dan irinotekan pada akhirnya dapat mengalami resistensi. Ketika terapi standar tidak lagi efektif, ketersediaan dan biaya terapi berikutnya menjadi faktor penentu apakah pengobatan dapat dilanjutkan.

Solusi dari  Kami: Di Tiongkok, terapi lanjutan tersedia lebih cepat, dengan biaya keseluruhan sekitar 30%–50% dibandingkan negara Barat:

•   Tipe MSI-H/dMMR: Imunoterapi PD-1 (seperti pembrolizumab dan nivolumab) dapat memberikan respons yang dalam dan bertahan lama, dan telah disetujui sebagai terapi lini pertama.

•   RAS tipe liar (wild type): Antibodi anti-EGFR (seperti cetuximab dan panitumumab) tetap sangat efektif jika digunakan dengan urutan terapi yang tepat.

•   Mutasi BRAF V600E: Kombinasi terapi dengan inhibitor BRAF memberikan pilihan terapi target.

•   Amplifikasi HER2: Terapi anti-HER2 digunakan pada pasien yang telah menjalani pengobatan sebelumnya.

•   Mutasi KRAS G12C: Inhibitor KRAS G12C telah tersedia dan disetujui di Tiongkok.

•   Terapi kombinasi inovatif dari Tiongkok: Kombinasi terapi target anti-angiogenesis (TKI) dengan imunoterapi telah direkomendasikan dalam panduan klinis CSCO.

Ketika semua terapi yang telah disetujui tidak lagi efektif, akses cepat ke uji klinis fase III memungkinkan pasien mendapatkan obat generasi terbaru 3–5 tahun lebih awal.

Pemilihan terapi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan genetik (NGS) dan ditangani oleh dokter yang berpengalaman dalam menangani banyak kasus resistensi multi-line.

Manfaat bagi Pasien: Pemilihan pengobatan tidak lagi berdasarkan perkiraan, tetapi ditentukan oleh profil genetik tumor Anda. Selain itu, terapi yang tepat dapat diakses lebih cepat dan dengan biaya yang lebih terjangkau, sehingga pengobatan jangka panjang tetap dapat dijalani.

Pendampingan Menyeluruh dan Akses ke Terapi Terkini

Ketika pengobatan standar sudah tidak lagi efektif, kami terhubung langsung dengan seluruh uji klinis fase III di Tiongkok—yang biasanya dapat diakses 3–5 tahun lebih awal dibandingkan negara lain. Melalui pemeriksaan genetik (NGS), pasien dicocokkan dengan uji klinis yang sesuai dengan mutasi tumornya, dengan seluruh proses melalui persetujuan etika dan pengawasan medis.

Pendekatan Terpadu: Onkologi dan Dukungan Pengobatan Tradisional Tiongkok

Pengobatan tradisional Tiongkok digunakan bersamaan dengan terapi utama sebagai “pendukung fungsi usus dan sistem imun”:

Mengurangi efek samping: Membantu melindungi lapisan usus, mengatur pola buang air besar, mengurangi efek samping saraf akibat oksaliplatin, meredakan mual dan muntah akibat kemoterapi, serta mengurangi kelelahan akibat kanker. Tersedia juga program khusus untuk mengatasi gangguan fungsi usus setelah operasi dan membantu adaptasi pada pasien dengan stoma yang merupakan faktor penting dalam kualitas hidup setelah operasi kanker rektum.

Meningkatkan efektivitas: Beberapa terapi herbal tertentu dapat membantu meningkatkan sensitivitas tumor terhadap kemoterapi atau terapi target.

Dukungan tambahan dengan akupunktur: Membantu mengatasi gangguan gerak usus setelah operasi, efek samping saraf, serta kelelahan.

Tujuan: Mengurangi beban pengobatan, membantu memulihkan fungsi usus secara normal, serta memastikan pasien memiliki cukup tenaga untuk menyelesaikan setiap siklus pengobatan sesuai rencana.

Keputusan Terpadu oleh Tim Multidisiplin

Setiap kasus kanker kolorektal ditinjau bersama oleh tim dokter dari berbagai bidang, termasuk bedah kolorektal, bedah hepatobilier (untuk kasus metastasis hati), radiologi intervensi, onkologi medis, radioterapi, radiologi, dan patologi.

Pengambilan keputusan pada kanker kolorektal memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi, seperti menentukan apakah fungsi anus dapat dipertahankan atau perlu dibuat stoma, apakah langsung dilakukan operasi atau didahului terapi (neoadjuvan), apakah metastasis hati diangkat melalui operasi atau ditangani dengan ablasi, serta pengaturan urutan terapi sistemik dalam beberapa lini pengobatan. Tim multidisiplin (MDT) akan berdiskusi dalam waktu 48 jam. 

Rencana pengobatan yang diberikan merupakan keputusan bersama yang disesuaikan berdasarkan stadium kanker, profil molekuler tumor, fungsi organ, serta prioritas pribadi pasien.

Kisah pasien dengan kanker kolorektal

Diagnosis: pasien mengalami kanker adenokarsinoma pada usus sigmoid dengan tingkat diferensiasi sedang, disertai penyebaran kanker multipel ke hati. Berdasarkan hasil pemeriksaan, stadium kanker termasuk IVb (cTxNxM1b), dengan ukuran tumor sekitar 18.06 × 12.6 cm.

f4c527d4-a340-4200-abf9-a7766635da13.png.png

57c6a746-76e5-4871-8c61-30b622aeef12.png.png

Rencana pengobatan:

Tahap pertama: pasien menjalani terapi radiasi SCART untuk menangani tumor hati berukuran sangat besar. Dengan hanya tiga kali terapi, efek biologis yang dihasilkan setara dengan radioterapi konvensional sebanyak 33–35 kali penyinaran. Secara bersamaan, pasien juga menjalani 4 siklus kemoterapi yang dikombinasikan dengan terapi target. 

Tahap kedua: setelah ukuran tumor mengecil secara signifikan, pasien menjalani terapi SCART kedua pada sisa tumor.  Tujuan terapi ini adalah untuk mengecilkan sisa tumor lebih lanjut dan menciptakan kondisi yang memungkinkan dilakukannya operasi, sehingga tumor yang sebelumnya tidak dapat dioperasi menjadi dapat dioperasi.

f77fa836-42a3-4c5f-ac43-c5a1c03fa352.png.png

Berkat kombinasi terapi yang meliputi pengobatan presisi, kemoterapi, dan terapi target, ukuran tumor yang semula mencapai 18 cm berhasil mengecil menjadi 6,4 × 4,9 cm. Kondisi ini membuat pasien memiliki kesempatan untuk menjalani operasi pengangkatan tumor. 

Tahap ketiga: dilakukan operasi pengangkatan tumor pada usus besar dan hati secara bertahap hingga tuntas, kemudian dilanjutkan dengan terapi sistemik.

Unggah data medis Anda secara lengkap: laporan kolonoskopi, hasil atau preparat patologi, gambar CT/MRI, hasil pemindaian PET-CT, serta hasil pemeriksaan genetik (NGS). Tim ahli MDT kanker kolorektal dari Fosun Health akan melakukan evaluasi menyeluruh dan memberikan rencana diagnosis serta terapi awal yang dipersonalisasi dalam waktu 48 jam.

Pendaftaran Konsultasi

Kirim
Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251