Jabatan:
Direktur Pusat Diagnosis dan Perawatan Presisi Onkologi Medis Foshan Chancheng
Gelar:
Kepala Dokter
Apa itu Kanker Hati?
Kanker hati adalah tumor ganas yang terjadi di hati atau berasal dari hati. Kanker ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu kanker hati primer (seperti karsinoma hepatoseluler) dan kanker hati sekunder (kanker dari organ lain yang menyebar ke hati). Penyebab utamanya meliputi infeksi hepatitis B (HBV), hepatitis C (HCV), serta sirosis hati akibat konsumsi alkohol. Paparan jangka panjang terhadap aflatoksin atau kondisi penyakit hati berlemak juga dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker hati.

Apa Saja Jenis Kanker Hati?
Kanker hati secara umum terbagi menjadi dua kategori utama: kanker hati primer dan kanker hati sekunder.
Jenis Kanker Hati
1. Kanker Hati Primer (Tumor ganas yang berasal langsung dari hati):
· Karsinoma Hepatoseluler (HCC): Menyumbang sekitar 75%–90% dari seluruh kasus kanker hati primer. Umumnya berkaitan dengan infeksi hepatitis B (HBV), hepatitis C (HCV), penyakit hati akibat alkohol, dan penyakit hati berlemak non-alkoholik (NAFLD).
· Karsinoma Kolangiokarsinoma Intrahepatik (ICC): Merupakan sekitar 5%–10% dari kasus, berasal dari sel epitel saluran empedu di dalam hati. Berkaitan dengan infeksi cacing hati (Clonorchis sinensis), batu saluran empedu, atau kolangitis sklerosis primer.
· Kanker Hati Tipe Campuran: Jarang terjadi, mengandung ciri-ciri gabungan antara karsinoma hepatoseluler dan kolangiokarsinoma.
2. Kanker Hati Sekunder (Kanker Metastatik):
Merupakan kanker yang berasal dari organ lain — seperti usus besar, lambung, atau pankreas — yang kemudian menyebar ke hati. Jenis ini mencakup sekitar 20%–30% dari seluruh kasus kanker hati.
Dalam dunia medis, kanker hati juga diklasifikasikan berdasarkan beberapa aspek, salah satunya adalah berdasarkan bentuk morfologi (penampakan luar) tumor:
1. Berdasarkan Bentuk Morfologi Tumor:
· Tipe Masif (Giant Mass Type): Tumor membentuk massa besar di hati.
· Tipe Nodular: Terdapat banyak nodul atau benjolan kecil di beberapa bagian hati.
· Tipe Difus: Tumor tersebar luas di seluruh jaringan hati.
2. Berdasarkan Ukuran Tumor:
· Kanker Hati Mikro: Diameter tumor tidak melebihi 2 cm (kurang lebih sebesar buah anggur).
· Kanker Hati Kecil: Berukuran antara 2–5 cm (mirip ukuran buah kenari).
· Kanker Hati Sedang/Besar: Berukuran 5–10 cm (mendekati ukuran jeruk).
· Kanker Hati Raksasa: Lebih dari 10 cm (sebesar melon).
3. Berdasarkan Karakteristik Pertumbuhan Tumor:
· Tipe Infiltratif: Tumbuh menyusup ke jaringan sekitar seperti akar pohon yang merambat.
· Tipe Ekspansif: Tumbuh membesar ke arah luar menyerupai balon yang mengembang.
· Tipe Campuran: Memiliki ciri gabungan antara pertumbuhan infiltratif dan ekspansif.
· Tipe Difus: Menyebar luas dan tumbuh di seluruh bagian hati.
4. Klasifikasi Berdasarkan Tingkat Kematangan Sel Kanker
• Tingkat I: Sel kanker relatif matang (berdiferensiasi tinggi/ baik)
• Tingkat II–III: Sel kanker dengan kematangan sedang (berdiferensiasi sedang)
• Tingkat IV: Sel kanker sangat tidak matang (berdiferensiasi rendah/ buruk)

Bagaimana Perkembangan Kasus Kanker Hati di Indonesia?
Di Indonesia, kanker hati menempati urutan kelima sebagai jenis kanker yang paling
sering ditemukan, baik pada pria maupun wanita. Pada tahun 2022, tercatat sekitar 21.000 kasus baru, terdiri atas 14.000 kasus pada pria dan 7.000 kasus pada wanita. Kanker hati juga menjadi salah satu penyebab utama kematian akibat kanker di Indonesia, dengan angka kematian hampir mencapai 19.500 jiwa setiap tahun. Tingkat kematian pada pria tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan wanita. Karena sebagian besar pasien baru terdiagnosis pada stadium lanjut, tingkat kelangsungan hidup lima tahun rata-rata hanya sekitar 12%–15%. Hal ini mencerminkan bahwa upaya pencegahan dan pengendalian kanker hati masih menghadapi tantangan besar.
