2026-01-12
Baru-baru ini, Departemen Neurologi di Foshan Fosun Chancheng Hospital berhasil melakukan prosedur Woven EndoBridge (WEB) intrasaccular embolization pada pasien dengan aneurisma kompleks pada arteri serebri anterior. Tindakan ini secara efektif mengatasi “bom waktu” yang berpotensi mengancam jiwa di dalam otak pasien. Keberhasilan ini menandai penggunaan pertama perangkat WEB di rumah sakit tersebut dan menambah pilihan terapi intervensi saraf (neurointervensi) yang lebih canggih dalam penanganan aneurisma otak.
1. Aneurisma Berulang Menimbulkan Risiko Baru: Metode Konvensional Menghadapi Tantangan
Tn. Wang (nama samaran), 55 tahun, lima tahun lalu mengalami pecahnya aneurisma arteri komunikans anterior yang menyebabkan perdarahan subaraknoid. Saat itu, ia menjalani terapi endovaskular di rumah sakit setempat. Namun, karena tindak lanjut pascaoperasi yang tidak teratur, baru-baru ini ia kembali merasakan keluhan fisik dan kemudian memeriksakan diri ke poliklinik neurologi Foshan Fosun Chancheng Hospital.

Setelah dirawat, pemeriksaan angiografi serebral menunjukkan kekambuhan aneurisma arteri komunikans anterior yang sebelumnya telah diterapi. Ukurannya sekitar 5 mm dengan morfologi tidak teratur. Risiko pecah dinilai sangat tinggi sehingga diperlukan tindakan segera.
Pada aneurisma intrakranial, prosedur pembedahan terbuka dengan teknik kliping secara tradisional dikaitkan dengan trauma bedah yang lebih besar serta masa pemulihan yang lebih lama. Oleh karena itu, terapi endovaskular minimal invasif—yang menimbulkan trauma lebih ringan dan pemulihan lebih cepat—kini menjadi pendekatan utama. Namun, kasus Tn. Wang tergolong kompleks. Sebagai aneurisma berulang dengan kantong aneurisma yang relatif besar dan bentuk tidak teratur, tindakan embolisasi koil berbantuan stent (stent-assisted coiling) konvensional memiliki tingkat kesulitan teknis yang tinggi, risiko prosedural yang meningkat, serta kemungkinan kekambuhan yang tetap ada.
2. Solusi WEB yang Dipersonalisasi: “Menetralisir” Aneurisma Secara Presisi
Untuk menjamin keamanan prosedur, tim neurointervensi di Foshan Fosun Chancheng Hospital mengadakan beberapa diskusi multidisiplin praoperatif. Mereka juga melakukan konsultasi mendalam dengan Prof. Li Xifeng dari Zhujiang Hospital of Southern Medical University. Setelah evaluasi komprehensif, komunikasi menyeluruh dengan pasien, serta penjelasan lengkap mengenai pilihan terapi dan potensi risikonya, tim memutuskan untuk menerapkan strategi implantasi perangkat WEB yang dipersonalisasi sesuai dengan kondisi aneurisma pasien.

Pada 30 Desember, di bawah bimbingan Prof. Li Xifeng, tim intervensi secara presisi mengarahkan mikrokateter untuk mengantarkan dan menempatkan perangkat WEB ke dalam kantong aneurisma arteri komunikans anterior. Setelah dilepaskan, perangkat tersebut mengembang secara mandiri dan mengisi rongga aneurisma secara penuh. Angiografi pascaoperasi menunjukkan bahwa aneurisma telah tertutup sepenuhnya tanpa pengisian sisa (residual filling), sementara arteri induk tetap terbuka (paten). Prosedur pun berhasil diselesaikan dengan baik.
Yang menggembirakan, pada hari kedua pascaoperasi Tn. Wang sudah dapat berjalan. Selama masa pemulihan, ia tidak mengalami keluhan berarti dan menunjukkan hasil klinis pascaoperasi yang sangat baik.


3. Tinjauan Teknis: Perangkat WEB sebagai Pilihan Baru dalam Penanganan Aneurisma
Dibandingkan dengan teknik endovaskular konvensional, perangkat Woven EndoBridge (WEB) memiliki sejumlah keunggulan yang menonjol. Prosedur ini tidak memerlukan pemasangan stent tambahan, memberikan dampak minimal terhadap aliran darah pada arteri induk, serta tidak mengharuskan terapi antiplatelet jangka panjang, sehingga secara signifikan menurunkan risiko perdarahan. Perangkat WEB sangat sesuai untuk menangani beberapa jenis aneurisma intrakranial yang kompleks maupun berulang, terutama pada kasus yang memiliki tantangan anatomi tertentu.

Wu Xihua, Direktur Divisi Neurologi I di Foshan Fosun Chancheng Hospital, menyatakan: “Keberhasilan pelaksanaan prosedur embolisasi WEB pertama di rumah sakit kami merupakan hasil kerja sama tim yang presisi serta upaya berkelanjutan dalam mengeksplorasi teknologi mutakhir. Departemen Neurologi kami berkomitmen untuk terus mengikuti perkembangan terbaru di bidang ini, meningkatkan kemampuan teknis, dan memperluas pilihan terapi agar pasien dapat memperoleh layanan medis yang canggih dan berkualitas tinggi tanpa harus pergi jauh dari tempat tinggal mereka.”

Catatan Penting
Tidak semua aneurisma intrakranial dapat ditangani dengan perangkat WEB. Penentuan terapi harus dilakukan secara individual oleh dokter spesialis neurointervensi yang berpengalaman, berdasarkan evaluasi menyeluruh terhadap ukuran, bentuk (morfologi), lokasi aneurisma, serta kondisi klinis masing-masing pasien.