Presisi Bedah Mikro: Memulihkan Aliran Getah Bening dengan LVA di Chancheng Hospital

2026-01-04

Bagi pasien seperti Ny. Huang (nama samaran), 77 tahun, keberhasilan melewati kanker payudara bukanlah akhir dari perjuangan. Beberapa tahun setelah menjalani mastektomi radikal termodifikasi dan diseksi kelenjar getah bening aksila, ia mengalami pembengkakan berat, rasa berat, dan nyeri pada lengan kiri. Kondisi ini dikenal sebagai limfedema sekunder, akibat gangguan sistem limfatik setelah terapi kanker.

Di Foshan Chancheng Hospital, khususnya pada Departemen Bedah Payudara, Dr. Zhu Jintao dan timnya menangani kondisi ini dengan teknik supermikrobedah yang canggih. Dengan memanfaatkan alat diagnostik presisi tinggi dan mikroskop bedah beresolusi tinggi, mereka melakukan prosedur khusus untuk membantu memulihkan kembali sistem drainase alami tubuh.

86282ff4-67b5-4586-85a0-5f8df58d5d41.png.png

Dr. Zhu Jintao melakukan evaluasi praoperatif pada seorang pasien menggunakan limfografi Indocyanine Green (ICG).

Kisah nyata: Perjalanan Menuju Pemulihan yang Lebih Baik

Ny. Huang datang dengan pembengkakan berat pada lengan kirinya. Untuk merencanakan terapi yang tepat, Dr. Zhu menggunakan limfografi Indocyanine Green (ICG), yaitu teknologi pencitraan real-time yang mampu memetakan sistem limfatik dengan sangat jelas. Pemeriksaan ini menjadi langkah penting dalam menyusun rencana tindakan pembedahan, yaitu lymphaticovenular anastomosis (LVA).

Dalam prosedur LVA, tim Dr. Zhu menggunakan mikroskop bedah untuk secara teliti mengidentifikasi dan mengisolasi pembuluh limfatik serta venula berukuran kurang dari satu milimeter. Melalui teknik penjahitan mikro (microsuturing) yang presisi, mereka membuat sambungan baru antara kedua struktur kecil tersebut sehingga aliran getah bening dapat dialihkan melewati area yang mengalami kerusakan. Hasilnya dapat diamati segera setelah tindakan dilakukan: cairan limfatik mulai mengalir melalui jalur baru yang telah dibuat, sehingga membantu mengurangi penumpukan cairan dan meredakan pembengkakan.

97417a2c-0045-4a49-81c6-8753983214a1.png.png

Potert Pasien yang sedang operasi

Setelah menjalani operasi dan program rehabilitasi, pembengkakan pada lengan Ny. Huang berkurang secara signifikan. Peningkatan kenyamanan dan kemampuan gerak memungkinkannya kembali menjalani aktivitas sehari-hari, sehingga kualitas hidupnya pun meningkat

Apakah Pemeriksaan Limfografi ICG Tepat untuk Anda?

ICG merupakan alat diagnostik dengan sensitivitas tinggi untuk menemukan penyebab pembengkakan. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk:

Mengidentifikasi Limfedema: Membedakan limfedema dari edema akibat gangguan vena atau penyebab lainnya, terutama ketika diagnosis belum jelas.

Deteksi Dini: Mengidentifikasi gangguan fungsi sistem limfatik sejak tahap awal, bahkan sebelum muncul pembengkakan menetap yang terlihat secara klinis. Hal ini sangat penting bagi individu berisiko tinggi, seperti pasien yang pernah menjalani diseksi kelenjar getah bening atau terapi radiasi.

Perencanaan Operasi: Memberikan “peta” rinci pembuluh limfatik yang membantu dokter dalam merencanakan prosedur rekonstruktif, seperti anastomosis limfatik-venula (LVA).

Memahami Kelayakan Pemeriksaan (Kontraindikasi Relatif)

ICG mungkin tidak direkomendasikan bagi individu dengan kondisi berikut:

Riwayat alergi berat yang telah terkonfirmasi terhadap yodium atau indocyanine green.

Hipertiroidisme yang belum terkontrol dengan baik.

Kehamilan


Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251