Konvergensi Kecerdasan, Menjelajah Batas Baru Kesehatan" | Sesi Kesehatan Fosun Global AI Innovation Conference Diselenggarakan di Shanghai

2025-06-05

Konvergensi Kecerdasan, Menjelajah Batas Baru Kesehatan" | Sesi Kesehatan Fosun Global AI Innovation Conference Diselenggarakan di Shanghai

Pada 28 Mei 2025, Fosun Global AI Innovation Conference – Sesi Kesehatan berhasil diselenggarakan di Shanghai. Acara ini diprakarsai bersama oleh Fosun Group dan Fosun Health dengan mengusung tema "Konvergensi Kecerdasan untuk Horizon Baru di Bidang Kesehatan". Konferensi ini menghadirkan para pakar dari China Academy of Information and Communications Technology (Shanghai Industrial Innovation Center), Asosiasi Rumah Sakit Riset Tiongkok, serta perusahaan terkemuka di bidang AI kesehatan seperti Seny Intelligence, bersama dengan jajaran pimpinan senior dari seluruh ekosistem Fosun.

Para peserta terlibat dalam diskusi mendalam mengenai penerapan dan strategi implementasi AI yang inovatif di sektor kesehatan, dengan fokus pada teknologi terobosan yang membentuk kembali pengambilan keputusan klinis, operasional rumah sakit, dan hasil kesehatan pasien.


a034cb36-5d03-44f6-b30f-c9a571f12ea5.png.png


01

Wawasan Terkini: AI Membentuk Ulang Ekosistem Kesehatan

Konferensi dibuka dengan para pakar otoritatif yang memaparkan cetak biru masa depan AI dalam bidang kesehatan dari perspektif makro.

Fang Jinwu, Wakil Manajer Umum CAICT Shanghai Industrial Innovation Center, menyoroti bahwa teknologi AI saat ini berkembang di dua jalur utama — generalisasi horizontal dan spesialisasi vertikal. Secara horizontal, model-model besar berkembang menuju Kecerdasan Umum Buatan (AGI), sementara secara vertikal, AI semakin mendalam penerapannya di bidang-bidang khusus seperti kesehatan. Dengan kemajuan pesat dalam kecerdasan berwujud (embodied intelligence), model skala besar, kecerdasan kawanan (swarm intelligence), komputasi terinspirasi otak, dan kecerdasan spasial, AI semakin mempercepat konvergensinya dengan industri kesehatan. Ia menekankan bahwa rumah sakit masa depan dan R&D obat/perangkat berbasis AI adalah dua skenario aplikasi paling menjanjikan ke depan.


622ecfcd-b73e-438c-bc40-1aeb8ab1e32c.png.jpg


Chen Jinxiong, Wakil Ketua Cabang Informatika Medis dari Asosiasi Rumah Sakit Riset Tiongkok, mengemukakan bahwa AI akan membentuk ulang dunia medis melalui empat dimensi utama:

  • Lompatan      kapabilitas (diagnosis yang ditingkatkan,      analitik prediktif)

  • Perubahan      paradigma (alur kerja klinis yang      diperkuat oleh AI)

  • Revolusi      interaksi (antarmuka bahasa alami,      asisten virtual)

  • Demokratisasi      teknologi (alat AI yang mudah diakses di      berbagai lingkungan layanan kesehatan)

Ia menekankan bahwa rumah sakit akan menjadi medan utama bagi AI medis, dan keberhasilan integrasi harus selaras dengan logika klinis serta konsistensi alur kerja di dunia nyata.


47440bd5-036f-46f8-b773-8ee171ef9208.png.jpg


Feng Jun, Chief Data Officer dari Seny Intelligence, membagikan wawasan dari proyek klinik berbasis AI yang mereka uji coba di Arab Saudi. Klinik ini dirancang untuk mengatasi ketimpangan distribusi sumber daya medis dan tingginya biaya pengobatan. Model yang diusung adalah “kolaborasi dokter dengan AI sebagai lini pertama,” yang pada tahap awal mencakup 30 penyakit pernapasan umum untuk menghadirkan layanan kesehatan yang terjangkau dan dapat diperluas di wilayah yang kurang terlayani.


02

Tim Fosun Menjelajahi Lanskap Aplikasi AI: Dari Strategi hingga Implementasi

Gao Min, Mitra Global Fosun, Wakil Presiden Fosun International, Co-President Komite Operasi Industri Kesehatan, dan Co-Chairman BabyTree, menekankan pentingnya menyikapi AI secara rasional dan menyeluruh, dengan menyelaraskannya terhadap inovasi model bisnis. Ia mendorong konsolidasi kebutuhan umum AI untuk menghindari pengembangan yang berulang, sembari membangun produk AI yang bersifat khusus, personal, interaktif, dan layak secara komersial.

Hu Hang, Mitra Global Fosun, Wakil Presiden Senior Fosun Pharma, dan CEO Fosun Health, menyoroti potensi integrasi penuh AI dalam berbagai skenario layanan kesehatan. Dengan memanfaatkan strategi AI Fosun Group, Fosun Health secara aktif bekerja sama dengan mitra eksternal untuk mendorong penerapan AI dalam layanan pelanggan, operasional, pemasaran, dan model perawatan inovatif seperti manajemen penyakit siklus penuh. Ia menyatakan harapannya untuk kolaborasi lebih dalam dengan para pemimpin industri guna mempercepat dampak nyata AI.


0ef09fd9-f21d-49cf-b629-cf122d179b98.png.jpg


Shen Yun, Mitra Global Fosun, Co-President, CFO, dan CSO Fosun Health, menegaskan luasnya aplikasi AI—mulai dari diagnostik klinis dan manajemen kesehatan hingga analitik keuangan, hukum, dan SDM. Ia mencatat tren "demokratisasi" AI (平民化趋势) yang kian kuat, dan mendorong kolaborasi internal-eksternal yang lebih erat untuk mendorong diskusi mendalam dan pelaksanaan proyek yang nyata.


9d5af21e-c203-4e72-a7d4-2d7c142e30c1.png.jpg


Zhao Xiaodong, Mitra Global Fosun, Wakil Presiden Fosun Health, Wakil Presiden Eksekutif Greater Bay Area General Hospital, dan Presiden Fosun Chanceluck Hospital, menggambarkan AI sebagai revolusi industri yang bersifat transformatif. Ia mendorong seluruh rumah sakit di bawah Fosun untuk “All in AI” sesuai strategi terpadu grup, dengan mengutamakan penerapan AI berbasis kebutuhan guna meningkatkan kualitas layanan medis.

Selain itu, para pakar dari Luz Saúde (Portugal), Fosun Chanceluck Hospital, Jianjia Healthcare, dan BabyTree—termasuk Direktur Inovasi, Wakil Kepala Layanan Kesehatan, Dokter Utama, dan Kepala Manajemen Mutu—memamerkan kemajuan AI dalam:

·       Sistem tindak lanjut pasien

·       Pengendalian mutu rekam medis

·       Percepatan penelitian klinis

·       Pelatihan dokter berbantuan AI

·       Solusi kesehatan ibu dan anak


03

Masa Depan: Kesehatan Berbasis AI, Membangun Ekosistem Baru

Sesi Kesehatan Fosun Global AI Innovation Conference tidak hanya menjadi ajang pamer pencapaian AI di bidang medis, tetapi juga menjadi forum eksplorasi mendalam terhadap arah masa depan industri. Para pakar sepakat bahwa AI telah berkembang dari tahap bukti konsep (proof-of-concept) menjadi penerapan berskala besar, dan fase selanjutnya akan berfokus pada tiga arah inti:

1.     Pendalaman Aplikasi Vertikal
Mengembangkan solusi standar untuk area khusus seperti manajemen penyakit siklus penuh dan kontrol mutu rekam medis.

2.     Integrasi Teknologi Multimodal
Membangun sistem keputusan klinis yang lebih presisi dengan menggabungkan AI, pencitraan medis, genomik, dan data dunia nyata.

3.     Penguatan Tata Kelola Etika
Membangun konsensus industri tentang privasi data, transparansi algoritma, dan akuntabilitas demi memastikan inovasi yang bertanggung jawab.

Pada tingkat implementasi, konferensi menghasilkan sejumlah rekomendasi pengembangan yang dapat ditindaklanjuti. Fosun Health akan memimpin pembentukan Aliansi Inovasi AI Medis, yang menyatukan industri, akademisi, dan peneliti untuk mendorong aplikasi AI di berbagai bidang:

·       Alat untuk pasien (misalnya: triase cerdas, panduan kesehatan personal)

·       Sistem pendukung klinis (misalnya: bantuan diagnosis, optimalisasi pengobatan)

·       Efisiensi operasional (misalnya: alokasi sumber daya, prediksi biaya)

Tema yang terus mengemuka adalah pentingnya mengutamakan nilai klinis dibanding sekadar kebaruan teknologi. Seperti yang ditegaskan oleh Gao Min, Wakil Presiden Fosun International:

“AI bukanlah tujuan akhir—ia hanyalah sarana. Satu-satunya metrik yang penting adalah apakah AI benar-benar bermanfaat bagi pasien.”

Pendekatan pragmatis ini menjadi kunci untuk adopsi AI yang berkelanjutan dalam layanan kesehatan. Dengan penyempurnaan teknologi yang terus berlanjut dan pematangan ekosistem, AI diprediksi akan menjadi infrastruktur fundamental dalam sistem kesehatan global—menghadirkan layanan yang lebih terjangkau, presisi, dan berpusat pada manusia.


Ikuti Kami
Pendaftaran Konsultasi
Kirim
Book Appt.
Call Us
Telephone
+62 811998896
+62 811188251